Ini Data Puluhan Kasus Diungkap Polres Landak

inidata.id - Polres Landak berhasil mengungkap 29 kasus selama 2 bulan terakhir. Pada press release di Mappolres Landak, Rabu (16/10/19), langsung dipimpin Kapolres Landak AKBP Ade Kuncoro didampinggi Kasat Reskrim Iptu Idris Bakara dan perwira lainnya.

"Pengungkapan kasus ini terbagi beberapa operasi, pertama operasi panah kapus yang berlangsung dari tanggal 17 sampai dengan 29 September 2019 dengan target operasi sebanyak 17 kasus dan berhasil mengungkap 20 kasus.
 Ini terdiri dari 16 kasus pencurian dengan pemeberetan, 3 kasus pencurian dengan kekerasan, dan 1 kasus pencurian biasa," ujar Kapolres Landak AKBP Ade Kuncoro.

Jumlah pelaku sebanyak 12 tersangka yang berinisial OV, H, I, B, RFM, R, G, S,M, DR dan J.
Di antaranya adalah 8 pelaku resedivis dengan inisial H, BW, L, B, RFM, R, S, dan J.

Adapun barang bukti beruapa 4 buah telepon genggam, 2 buah tabung gas 3 kilogram, 1 unit tablet, 2 unit laptop, 1 buah notebook, 1 buah kipas angin, 1 buah mesin air, 2 buah, ban mobil, dan 1 helai sweeter warna hitam.

“Mereka ini para pelaku akan dikenakan pasal 362 dan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara 6-7 tahun," kata Kapolres Landak AKBP Ade Kuncoro.

Ade Operasi Jajaran Kapuas yang berlansgung sejak 1 hingga 14 Oktober 2019 dengan sasaran pencurian sepeda motor terget 6 kasus dan berhasil mengungkap 7 kasus Curanmor.

“Jumlah pelaku yang diamankan yaitu sebanyak dengan inisial R, J, MHY, dan S. Tiga di antaranya seorang resedivis dengan inisial R, MHY, dan S," kata Kapolres Landak AKBP Ade Kuncoro.

Petugas berhasil mengamankan barang bukti sebanyak 12 sepeda motor.
“Terhadap para pelaku akan dikenakan pasal 363 KUHP dengan anacaman hukuman penjara 7 tahun," ujar AKBP Ade Kuncoro.

Dia menjelaskan Operasi Kontijensi Karhutla, Polres  Landak mengungkap 3 kausu Karhutla. Petugas mengamankan pembakaran hutan dan lahan yang mengakinbatan luka bakar dengan tersangka inisial N.

“Perkara ini sudah P 21 serta dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Ngabang (Tahap II)," kata Kapolres Landak AKBP Ade Kuncoro.

Kapolres Landak AKBP Ade Kuncoro mengatakan, jajaranya telah mengamankan pembakaran hutan dan lahan yang mengakibatkan terbakarnya kebun karet dan kelapa sawit masyarakat dengan inisial tersangka H dan perkaranya sudah tahap I dan tinggal meninggu petunjuk selanjutnya dari Jaksa.

Polisi juga telah mengamankan  pelaku pembakaran hutan  dengan tersangka S dan terhadap tersangka tidak dilakukan Penahanan.

“Para pelaku ini kita kenakan pasal 108 Undang Undang Nomor 32 Tahun 2008 tentang Pengellolaan dan Perlindungan Lingkungan Hidup dan Pasal 78 Undang Undang RI Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan," kata Kapolres Landak AKBP Ade Kuncoro.

Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter