Mengintip Lomba Masak dengan Kompor Induksi PLN

inidata.id - Memeriahkan Hari Listrik Nasional ke-74, PLN Unit Induk Wilayah Kalimantan Barat menggelar Lomba Memasak Makanan Dengan Kompor Induksi Electrifying Lifestyle, di Taman Alun Kapuas Kapuas, Kota Pontianak, pada Sabtu (26/10/2019).

Kegiatan lomba masak ini juga menggandeng Tim Penggerak PKK Provinsi  Kalimantan Barat.Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Barat Lismaryani Sutarmidji menghadiri kegiatan sekaligus meninjau  langsung jalannya lomba membuat kudapan berbahan dasar singkong serta penggunaan kompor listrik untuk mengolahnya.

"Singkong atau ubi kayu ini sangat mudah didapat serta harganya sangat murah. Ini juga dapat sekaligus menyukseskan satu di antara 10 program PKK yakni tentang pangan dan keanekaragaman. Saat ini juga singkong sudah dapat diolah menjadi tepung mocaf sebagai pengganti terigu. Mocaf jauh lebih baik ketimbang memakai terigu jika dilihat dari sisi kesehatan," kata Lismaryani Sutarmidji.

Sementara terkait kampanye penggunaan listrik sebagai bagian dari gaya hidup, dia mendukung upaya dari PLN ini. "Jika semua semuanya menggunakan listrik, maka tak kalah penting juga ibu-ibu semua harus bayar listrik tepat waktu," ujar istri Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji itu.

Dalam kegiatan ini PLN juga menghadirkan Kampung Literasi binaan PLN dalam program PLN Peduli. Di stan tersebut dipajang beragam kerajinan tangan berbahan dasar olahan limbah rumah tangga, serta spot membaca untuk anak-anak.

Fitrah Berkah Insani "Kalise" adalah Kampung Literasi Selamat merupakan binaan PLN UIW Kalbar berasal dari Gang Selamat 1, Kecamatan Pontianak Barat, Kota Pontianak. Annisa Maharani mahasiswi Universitas Pancabakti Pontianak yang merintis kampung literasi tersebut. Tujuannya adalah menciptakan satu kawasan yang mampu menginspirasi serta meningkatkan minat membaca bagi masyarakatnya.

Lismaryani Sutarmidji turut mengunjungi spot tersebut. Kekaguman ia tunjukkan terhadap semangat yang ditularkan dari Kampung Literasi ini.

"Saya berharap PLN juga mendukung Kampung Literasi serta ikut menghadirkan di kawasan lainnya. Karena ini penting sekali untuk meningkatkan minat membaca serta melawan buta aksara, sekaligus mengangkat potensi yang ada di masyarakat sehingga meningkatkan perekonomian masyarakat itu sendiri," ucapnya.

General Manager PLN UIW Kalbar Agung Murdifi mengatakan, kehadiran listrik sangat penting apalagi ini adalah kebutuhan vital untuk kehidupan. Bahkan saat ini, PLN ingin mengkampanyekan pemakaian listrik sebagai bagian dari gaya hidup. Bahkan untuk memasak kini Kompor listrik pun telah eksis dan nampaknya siap menggantikan kompor konvensional.

"Kami menggandeng ibu ibu PKK untuk turut mengkampanyekan agar kita sama sama beralih gaya hidup. Salah satunya dengan kompor induksi ini, pemakaiannya lebih praktis watt-nya pun ada yang lebih kecil, aman dan nyaman," kata Agung Murdifi.

Di kesempatan lomba masak itu, dia turut menyampaikan bahwa daya listrik di Kalbar sudah cukup sehingga sangat mendukung investasi masuk ke Kalbar. "Saat ini pun jika masyarakat ingin tambah daya, kita siap layani. Masih ada diskon 50 persen hingga akhir bulan ini. Jadi silakan bagi ibu ibu untuk memanfaatkan promo tersebut," kata Agung Murdifi. (*)


Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter