Penyaluran Gas Tiga Kilogram Lebih Awal, Akibat Dampak Perbaikan Jembatan Kapuas II

Truk pengangkut tabung gas tiga kilogram subsidi parkir sementara, sebelum berangkat ke Kabupaten Kubu Raya dan Kota Pontianak.
inidata.id - PT Pertamina (Persero) Wilayah Kalimantan Barat, menyatakan pihaknya mendistribusikan elpiji subsidi atau tabung gas tiga kilogram lebih awal sebagai antisipasi kemacetan dampak dari perbaikan Jembatan Kapuas II yang menghubungkan Kabupaten Kubu Raya dan Kota Pontianak.

"Kami telah melakukan distribusi tabung gas tiga kilogram prioritas untuk wilayah Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya yang distribusinya harus melewati Jembatan Kapuas II guna memberikan pelayanan pada masyarakat," ujar Sales Executive Elpiji Pertamina Pontianak, Yodha Galih di Kota Pontianak, Selasa, 15 Oktober 2019.

Dia menjelaskan, PT Pertamina melakukan operasional SPBE (Stasiun Pengisian Bulk Elpiji) lebih awal mulai dari pukul 05.00 WIB (pagi) hingga pukul 10.00 WIB, atau menyesesuikan dengan jam dibukanya Jembatan Kapuas II sesuai jadwal dari Dinas Perhubungan Provinsi Kalbar.

"Penyaluran (tabung gas tiga kilogram) lebih awal dan menyesesuaikan dengan jadwal tersebut, khusus untuk wilayah Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya yang penyalurannya harus melewati jalur Jembatan Kapuas II," kata Yodha Galih dalam pesan digitalnya.

Dia mengimbau kepada masyarakat, agar tidak panik. Sebab, pada prinsifnya PT Pertamina semaksimal dalam memenuhi kebutuhan tabung gas tiga kilogram bagi kedua wilayah tersebut yang terdampak perbaikan Jembatan Kapuas II.

Sedangkan Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji dikutip melalui akun media sosialnya menyatakan, pihaknya akan membelakukan sistem buka tutup sepanjang perbaikan Jembatan Kapuas II, yakni mulai pukul 05.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB (dibuka), kemudian pukul 10.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB (jembatan ditutup), dari pukul 15.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB (jembatan dibuka), dan mulai pukul 22.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB atau pagi (Jembatan Kapuas II ditutup kembali).

Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Barat, Manto Saidi mengatakan pihaknya telah melakukan rapat evaluasi terkait penutupan Jembatan Kapuas II di Sungai Raya, Kubu Raya karena ada pemasangan bracing atau ikatan angin.

Dia bilang, penutupan akses Jembatan Kapuas II dalam rangka menjaga keamanan, ketertiban dan kelancaran arus lalu lintas di Wilayah Kabupaten Kubu Raya, Kota Pontianak dan sekitarnya.

Pekerjaan pemasangan bracing Jembatan Kapuas II di Kecamatan Sungai Raya ini oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kalimantan Barat.


Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter