Satgas Pamtas 301 Identifikasi Pilar Batas RI-Malaysia

inidata.id - Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 301/Prabu Kian Santang Sektor Timur bersama Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) melaksanakan Survei Inventarisasi dan Identifikasi Pilar Batas Negara di perbatasan RI-Malaysia.

Identifikasi Pilar Batas Negara dilakukan demi mencegah kerusakan dan menjaga agar tidak bergesernya patok batas.
Komandan Satgas (Dansatgas) Pamtas Yonif Raider 301/Prabu Kian Santang, Letnan Kolonel Infanteri Andi Hasbullah di Pos Kotis Nanga Badau, Kapuas Hulu mengatakan, personel Satgas Pamtas bersama tim BNPP yang diturunkan langsung dari pusat melaksanakan kegiatan Investigation Revictation Meantenance (IRM) yang bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi tugu-tugu batas negara Indonesia dalam menjaga kedaulatan dan ketahanan batas wilayah negara khususnya wilayah darat di Provinsi Kalimantan Barat.

"Selain itu, untuk mengecek ulang patok-patok yang menjadi tanggung jawab Satgas Pamtas di sektor timur Perbatasan RI-Malaysia. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua bulan, dimulai dari bulan September sampai akhir bulan Oktober 2019, dengan sasaran utama pada area prioritas (pilar G-H-I) sebanyak 451 pilar," kata Dansatgas Pamtas Yonif Raider 301/Prabu Kian Santang, Letnan Kolonel Infanteri Andi Hasbullah.
Ia menjelaskan, demi menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI di wilayah perbatasan, prajurit Satgas Pamtas Yonif Raider 301/Pks rutin melaksanakan patroli dengan mendatangi dan mengecek pilar-pilar yang menjadi batas dua negara.

"Kegiatan patroli bersama Tim BNPP ini sangat penting dan sebaiknya rutin dilaksanakan. Kegiatan inventarisasi dan identifikai pilar batas sangat berguna untuk memastikan kondisi pilar batas yang sesungguhnya di lapangan. Hal ini dapat menepis berbagai isu yang kurang benar terkait permasalahan perbatasan," kata Dansatgas) Pamtas Yonif Raider 301/Prabu Kian Santang, Letnan Kolonel Infanteri Andi Hasbullah.
Dia bilang, dari hasil pengecekan ulang tersebut didapati beberapa patok rusak yang diakibatkan oleh alam seperti tertimpa batang pohon besar maupun terkikis oleh lumut.

Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) adalah badan pengelola batas wilayah negara dan kawasan perbatasan sebagaimana dimaksud Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2008 tentang wilayah negara yang bertujuan untuk menjaga posisi pilar batas negara di sepanjang daratan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter