Tolong, Kereta Api Pengangkut Pasir di Jatim Diminta Dihidupkan

inidata.id - Keberadaan kereta api pengangkut pasir atau hasil tambang mulai diperhitungkan di Jawa Timur (Jatim). Harapannya, kereta api tersebut bisa dijadikan moda transportasi pengganti truk pengangkut yang berdampak pada rusaknya jalan penghubung antar kota.

Anggota Komisi D DPRD Jatim Satib mengatakan pihaknya berharap Dinas Perhubungan (Dishub)Jatim untuk mengkalkulasi besaran biaya angkut truk pengangkut pasir atau hasil tambang dan besaran anggaran yang digunakan memperbaiki jalan rusak akibat dilalui truk pengangkut tersebut.

“Saya mengambil contoh di Lumajang dimana keberadaan truk pengangkut pasir yang melewati jalan dengan beban berat yang lebih dan berdampak rusaknya jalan. Ini sangat memprihatinkan sekali,” ujar Satib di Surabaya, Kamis (24/10/2019).

Politisi asal Partai Gerindra ini mengatakan berdasar hal itu, pihaknya mengusulkan untuk dihidupkan kembali kereta api pengangkut pasir atau hasil tambang yang sudah lama mati.

“Jalur relnya sudah ada sehingga bisa dihidupkan kembali. Selain di Lumajang dan Jember diwilayah lain yang ada tambang pasir atau tambang lainnya juga ada jalur rel kereta api tersebut. Kalau dihidupkan tentunya tak akan merusak jalan yang ada,” ujar pria asal Jember ini.

Satib bilang, untuk realisasi tersebut, dalam beberapa hari ke depan, saat hearing dengan pihak Dishub Jatim akan disampaikan usulan tersebut.

”Tentunya dengan dihidupkan kereta api tersebut bisa mengurangi biaya anggaran perbaikan jalan dan tentunya biaya tersebut bisa dialihkan untuk program lain yang lebih mengena untuk memberikan kesejahteraan bagi masyarakat,” kata Satib. (Teks dan foto: Yudhie)

Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter