Brain M Husna Duta Damai Kalbar 2019

inidata.id - Pusat Media Damai-Muda millenialis Kota Khatulistiwa, Brain M Husna secara aklamasi terpilih sebagai Duta Damai Kalbar tahun 2019. Mahasiswa FKIP Untan jurusan Bahasa Inggris ini berhasil menyisihkan 18 finalis lainnya.

"Miracle. Ajaib. Saya sebelumnya tak menyangka dapat meraih posisi terbaik ini," kata Brain M Husna dalam sambutannya, Sabtu (23/11/2019) malam Inagurasi Duta Damai Kalbar 2019 di panggung Kampoeng English Poernama, Kota Pontianak.

Meski hujan deras menyapu Kota Khatulistiwa sejak sore dan banjir beberapa titik rendah, tapi tidak menyurutkan kemeriahan acara bertajuk Malam Inagurasi Duta Damai Kalbar 2019 besutan Pusat Media Damai.

Acara dimulai pukul 19.30 setelah waktu salat Isya. Tetamu berdatangan. Tak terkecuali tokoh masyarakat The Bamboo Village, Kubu Raya. Mereka sangat menikmati acara. Sejak awal hingga akhirnya pukul 22.30.

Lagu kebangsaan Indonesia Raya menandai pembukaan, dilanjutkan dengan sambutan Korbid Media FKPT Kalbar yang tergabung dalam konsorsium Pusat Media Damai, Nur Iskandar. Ia menjabarkan sejarah terbentuknya PMD dan gelar Duta Damai Kalbar.

"Acara puncak adalah anugerah Duta Damai yang disempurnakan dengan performance art 19 finalis. Mereka menampilkan surkus lagu bermutu lokal, wisdom, dan menggelorakan Indonesia Raya yang adidaya," kata Nuris sapaan Nur Iskandar.

Sementara, berhasil meraih posisi kedua adalah mahasiswa Polnep, Jeammy Rodjas Prasetya.

"Kalau Brain berhak atas total Rp 15 juta berbentuk KEP's Peace Journalism Fellowships keempat negara, Runner-up berhak atas Rp7,5 juta berupa subsidi 50 persen KEP's Peace Journalism Fellowships ke KL, Kamboja dan Vietnam," kata  Editor in Chief  Teraju.id.

Jurnalis senior ini dalam pesan digitalnya menjelaskan, selanjutnya terdapat 9 kategori juara selain winner dan runner-up. Yakni the Medsos Favorite (Garry/FT Untan), Best Literacy Rike Rahayu (Polnep), Best Performance Jum Marconi (UPB), Best Attitude Florentina (PGSD), Inspiring People Hambali (Fisip Untan), the Wisdom Figure Uray (IAIN).

"Tidak hanya para juara mendapatkan trofi, piagam dan bingkisan. Seluruh finalis juga dapat bingkisan," kata mantan Pemimpin Redaksi  koran harian Borneo Tribune. (*)

Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter