Di Landak Ada Program Sekolah Sehat

Sekokah sehat dan lingkngan sehat.
inidata.id - Program Sekolah Sehat yang inisiasi Putera Sampoerna Foundation - School Development Outreach (PSF-SDO)  dan sepenuhnya disponsori  Sampoerna Agro di SDN 12 Sidan dan SDN 08 Berinang Mayun Kecamatan Menyuke, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, mendapat dukugan dari Pemerintah Kabupaten Landak. 

"Masyarakat harus mendukung program Sampoerna Agro yang telah berperan aktif di wilayah  mereka bekerja dalam ikut serta membangun dunia pendidikan melalui kegiatan anak dalam rangka sekokah sehat dan lingkngan sehat," ujar Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Landak Marsianus mewakili Bupati saat hadiri acara kampanye cuci tangan dan gosok gigi, pada Jumat, 1 November 2019.

Menurut dia, dengan kampanye cuci tangan dan gosok gigi di dua sekolah ini sangat penting masyarakat dan orang tua peserta didik saksikan.  Sehingga dengan berbondong hadir melihat langsung apa yang telah diberikan oleh Samporna Agro untuk mengubah sekolah menjadi sehat.

"Mari kita menjaga memelihara melalui dinas pendidikan dan jajaran sampai ke bawah. Apa yang sudah dicanangkan program ini dapat dipertahankan dan dikembangkan di sekolah lain di Landak ini," kata Marsianus.

Dia menambahkan, kegiatan seperti ini penciptakan mental anak-anak sejak dini dalam hidup sehat. "Sehingga program menciptakan sekolah sehat dengan cuci tangan dan gosok gigi sejak dini bisa di masyarakatkan,"ucap Marsianus dalam pesan digitalnya.

Business Controller Manager PSF SDO, Alvin Dwipayana menjelaskan, Program Sekolah Sehat yang merupakan inisiasi dari Putera Sampoerna Foundation - School Development Outreach (PSF-SDO)  dan sepenuhnya disponsori oleh Sampoerna Agro dilaksanakan di dua sekolah dasar di wilayah pengembangan perkebunan di Kecamatan Menyuke.

"Program Menuju Sekolah Sehat bagi SDN 12 Sidan dan SDN 08 Barinang Mayun di Kecamatan Menyuke dilaksanakan dengan memfokuskan pada program sekolah sehat peningkatan kapasitas dan profesionalisme guru serta manajemen sekolah," kata Alvin Dwipayana.

Sehingga dapat mengembangkan program-program sekolah yang mendorong penguatan karakter dan kebiasaan siswa hidup bersih dan sehat.

"Diharapkan para siswa menjadi agen perubahan dalam hidup sehat untuk orang lain dilingkungan tempat tinggal dan sekolahnya.  Salah satunya kegiatan yang akan dilaksanakan sebagai bagian dari program pengembangan karakter dan kesadaran siswa untuk hidup sehat adalah kegiatan kampanye cuci tangan dan gosok gigi untuk siswa," ujar Alvin Dwipayana.

Selain itu, adanya edukasi untuk para orang tua dengan mengadakan kegiatan seminar orang tua terkait pengasuhan anak kampanye cuci tangan dan gosok gigi bagi siswa di SDN 12 Sidan dan SDN 08 Barinang Mayun.  Memberikan pengetahuan tentang tata cara cuci tangan dan gosok gigi yang benar kepada siswa-siswi.

"Menggalang dukungan orangtua siswa untuk memperkuat kebiasaan cuci tangan dan gosok gigi siswa di rumah,  mengkomunikasikan kepada orang tua dan masyarakat program sekolah sehat yang dilaksanakan oleh SDN 12 Sidan dan SDN 08 Barinang Mayun,"ucap Alvin Dwipayana.

Kegiatan kampanye cuci tangan dan gosok gigi dihadiri oleh seluruh siswa dari sekolah sasaran yang berjumlah 236 siswa dan para pemangku kepentingan yang diundang pada acara tersebut.

Adapun untuk kegiatan seminar orang tua diharapkan dapat dihadiri oleh minimal 70 persen orang tua siswa dari sekolah sasaran.

"Kami berkomitmen untuk terus mendukung sekokah dalam menjawab tantangan pendidikan terkini di Indonesia.  Tantangan kesenjangan kualitas pendidikan antara sekolah di kota dan dipinggiran kota memotivasi kami untuk menciptakan sebuah program yang mendorong terjadinya peningkatan kualitas pendidikan di sekolah mitra yang juga berimbas pada sekolah sekitarnya dan memiliki dampak positif jangka panjang,sehingga dapat mendorong pemerataan kualitas pendidikan secara keseluruhan," kata Alvin Dwipayana.

Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter