Modal Rakyat, Solusi Pengembangan UMKM


inidata.id - Kabar segar bagi pelaku usaha mikro kecil menengah atau UMKM. Modal Rakyat, namanya. Peer-to-Peer Lending atau marketplace yang mempertemukan pendana dengan peminjam Modal Rakyat telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan sejak Juni 2018.

CEO Modal Rakyat, Stanislaus MC Tandelilin, menjelaskan layanan peer-to-peer lending adalah salah satu bentuk inovasi dalam dunia finansial di Indonesia. “Hadirnya peer-to peer lending diharapkan bisa mendorong terbangunnya inklusi keuangan, khususnya dalam mengembangkan kualitas dan produktivitas UMKM di Indonesia,".

Modal Rakyat menawarkan alternatif pendanaan secara online dengan aman, jumlah pendanaan minimal, dan tingkat pengembalian yang menarik. Di sisi lain, Modal Rakyat ingin memberikan solusi bagi UMKM yang ingin mendapatkan pinjaman dengan praktis, cepat dan mudah sehingga dapat membantu pengembangan ekonomi Indonesia.

“Visi kami adalah memberikan inklusi keuangan melalui Fintech pembiayaan alternatif untuk semua sektor UMKM di seluruh Indonesia,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Divisi Edukasi, Riset, dan Literasi di Asosiasi Fintech Pendanaan Indonesia (AFPI) ini.

CEO Modal Rakyat, Stanislaus MC Tandelilin berkata,  demi mencapai visi tersebut, maka Modal Rakyat memulainya dengan memberikan akses pinjaman untuk UMKM. Caranya adalah dengan nilai pinjaman mulai dari Rp500.000.

“Pinjaman digunakan untuk meningkatkan produktivitas kerja dari para pelaku bisnis,” kata Stanislaus MC Tandelilin.

Saat ini, langkah strategis yang dilakukan Modal Rakyat untuk berkontribusi pada peningkatan kualitas UMKM di Indonesia adalah bermitra dengan perusahaan PPOB (Payment Point Online Bank).  Lebih dari 1 juta toko kelontong yang mayoritas adalah agen penjual pulsa yang tersebar di seluruh pelosok Nusantara.

“Saat ini Modal Rakyat telah menggandeng lebih dari 9.000 Pendana di Indonesia dan telah menyalurkan pendanaan sebesar Rp90.436.885.000 ke lebih dari 3,000 pinjaman UMKM ke seluruh Indonesia,” kata dia.

CEO Modal Rakyat, Stanislaus MC Tandelilin berujar,“Berdasarkan data statistik Modal Rakyat, dimana sebanyak Rp 35 miliar sendiri disalurkan oleh Para Pendana dari Pontianak, Kalimantan Barat.  Modal Rakyat melihat adanya potensi di Kalimantan Barat, termasuk Pontianak untuk menggandeng lebih banyak Pendana untuk terus mendukung penyaluran kredit kepada para UMKM di Indonesia,”. (*)

Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter