Trik Cerdas Berinvestasi

OJK merayakan HUT ke-8 pada Jumat (22/11/2019)
Kepala OJK Kalbar M Rizky Purnomo (kiri) berbincang dengan pelaku industri keuangan yang datang untuk mengucapkan selamat ulang tahun kepada OJK, Jumat (22/11/2019).
inidata.id - Kepala Otoritas Jasa Keungan atau OJK Perwakilan Kalbar M Rizky F Purnomo mengucap bersyukur OJK bisa terus bertahan di usia masih belia ini. Sebab, OJK ini tergolong baru dengan peran yang sangat besar.

“Kita tetap eksis di usia 8 tahun. Kita ingin sumbangsih ke negeri ini lebih riil dan nyata terutama untuk OJK Kalbar kontribusi lebih nyata ke provinsi Kalbar, sesuai tagline kita mengatur mengawasi dan yang paling penting juga untuk melindungi masyarakat,” kata dia di syukuran HUT OJK, Jumat (22/11/2019).

Dia bilang, semakin banyak tawaran investasi bodong yang bisa menjerumuskan masyarakat. Yang terbaru kedoknya selfie dengan kartu identitas pribadi seperti KTP.

Warga dijanjikan pekerjaan atau mendapatkan voucher, lalu berselfie dengan KTP. Padahal KTP ini isinya data pribadi sangat rentan disalahgunakan pihak yang tidak bertanggungjawab.

Lalu ada investasi Kampoeng Kurma. Guna menggaet minat calon investor ada embel-embel syariah. Bukan bunga yang didapat investor, tapi bagi hasil penjualan.

Meski belum ditemukan kasusnya di Kalbar, Rizky, berharap masyarakat lebih waspada. Jangan hanya tergiur dengan keuntungan besar, sebaliknya malah membuat kerugian besar.

“Makanya kita tidak pernah jenuh untuk bersosialisasi hingga ke daerah pelosok. Seperti ke Aruk Sambas, Sandai Ketapang, hingga Kapuas Hulu. Sasaran sosialisasi dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi bahkan Aparatur Sipil Negara,” ucapnya mengingatkan cerdas berinvestasi di era kekinian.

Lembaga keuangan termasuk lembaga keuangan non bank lebih aktif dalam sosialisasi terutama mengenalkan produk yang dimiliki. OJK, kata dia akan siap ikut mendukung kegiatan tersebut.

"Harapan kita inisiatif ini datangnya dari mereka (lembaga keuangan bank dan non bank). Kita akan ikut bahkan sampai pelosok juga," kata dia dalam pesan digitalnya.

Dia berharap pertumbuhan kredit di Kalbar akan lebih baik lagi tahun depan. Pasalnya pertumbuhan kredit memiliki efek ke pertumbuhan ekonomi. Untuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) tahun 2020 khusus Kalbar pengucuran hingga Rp200 miliar.

Bahkan skema platform telah diperbaharui yang semula Rp25 juta kini bisa sampai Rp50 juta dengan bunga yang lebih rendah sekitar 6 persen. “Diharapkan KUR ini makin efektif dan efisien,”. (*)

Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter