Video : Tarik Ulur Larangan Kratom di Kalimantan

inidata.id - Dalam bukunya yang berjudul Understanding The Miracle Power of Kratom (2018), Perry Young menjelaskan bahwa kratom ialah jenis tumbuhan tropis yang banyak terdapat di Asia Tenggara. Kratom tergolong keluarga Rubiaceae, seperti kopi dan gardenia, dan merupakan endemik asli dari Thailand, Indonesia, Malaysia, Papua Nugini, dan sebagian wilayah Afrika.

Kratom alias Purik dipercaya mampu mengurangi rasa sakit, bisa menambah energi, menghilangkan kecanduan opium, membuat rileks, dan lain-lain, daun kratom sudah menjadi obat obat sejak lama. Daun itu, kata Young, bisa langsung dikunyah atau bisa ditumbuk terlebih dahulu untuk kemudian dibikin teh. Selain itu, daun kratom juga bisa diekstrak jadi kapsul, tablet, hingga liquid.
Badan Narkotika Nasional atau BNN menyebut kratom sebagai tanaman yang mempunyai tingkat bahaya 13  kali lipat di atas ganja dan kokain.

Oleh sebab itu, BNN mendorong pemerintah  memproses kratom masuk ke dalam Golongan 1 narkotika. Penyebabnya: tanaman yang biasa digunakan sebagai obat itu mengandung opioid, alkaloid mitraginin, dan 7-hydroxymitragynine yang bisa mengakibatkan kecanduan.

Saksikan Video : Tarik Ulur Larangan Kratom di Kalimantan melalui akun YouTube ap channel.



Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter