Cerita Bang Zul Nginap di Rumah Warga dan Jadi Imam Masjid

inidata.id - Banyak yang bilang, menjadi pemimpin biasanya lupa sama rakyat. Atau kata lain, pemimpin dianggap hanya mementingkan diri sendiri saja dan hanya dekat dengan orang sekitarnya.

Namun, ternyata hal tersebut tidak benar. Ada pemimpin yang justru ingin tetap dekat kepada warganya, seperti yang dilakukan oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah atau yang akrab disapa Bang Zul.

Sejak ia terpilih sebagai Gubernur NTB, tidak ada sedikitpun yang berubah dari kehidupannya, baik dari style, dan cara berbicara bahkan kedekatan dengan sahabatnya.

Bahkan, Bang Zul berupaya mendekatkan diri dengan masyarakat dengan tujuan memangkas sekat antara pemimpin dan rakyatnya.

“Warga dan pemimpin itu tidak boleh ada jarak, justru kita harus berusaha sedekat mungkin dengan warga, mendengar keluh kesah mereka, dan membantu mereka,” tutur Bang Zul.

Adapun cara yang dilakukan untuk menghilangkan sekat tersebut sangat beragam seperti Jumpa Bang Zul dan Umi Rohmi (Jang Zulmi) seriap hari jumat, dan Safari Subuh di berbagai masjid se NTB.

Agar tetap bisa dekat dengan warga, Bang Zul berkeliling mendatangi warga. Bahkan sesekali ia menginap di rumah warga. Seperti saat berada di Lombok Tengah ia menginap di rumah TGH Tohir, warga Mispalah Praya hanya untuk berbincang bincang dengan warga lainnya sambil menyerap aspirasi dan keluh kesah mereka.

Usai menginap di rumah warga, pada waktu subuh Bang Zul didapuk sebagai imam masjid sekaligus penceramah dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dengan warga.

“Pada sesi tanya jawab, banyak dari pemuda bertanya berbagai persoalan tentang peluang kerja, membuka usaha, dan modal usaha,” kata Bang Zul.

Ia mengaku kemewahan yang sejati bagi seorang pemimpin adalah hadir menyapa masyarakat, karena bisa bertemu langsung dan menyerap aspirasi mereka. Namun ia mengaku keinginan masyarakat yang paling dominan adalah meminta dirinya untuk tetap bertemu dengan warga.

“Permintaan masyarakat, bukan uang, bukan fasilitas yang berlimpah, melainkan permintaan mereka cuman satu, yaitu kebiasaan mendatangi warga di dusun dan desa tetap dilakukan,” kata Bang Zul.

“Mudah-mudahan kedatangan kami di tempat ini adalah keberkahan di masa yang akan datang. Mendatangi masyarakat, mendatangi pondok mendatangi desa dan dusun merupakan kebutuhan bukan lagi kewajiban,” ujar Bang Zul sebagaimana diberitakan Duapulau.com.

Takmir Masjid Nurul Iman Mispalah, TGH Tohir mengatakan bahwa Gubernur NTB Bang Zul bukan hanya sebagai pemimpin daerah, namun juga diharap bisa menjadi pemimpin umat yang dirindukan. Bukan hanya imam dalam pemerintahan, namun juga imam dalam salat berjamaah.

“Kedatangan beliau ke sini (Bang Zul) untuk menghidupkan salat subuh di masyarakat, untuk menghidupkan salat berjamaah di tengah-tengah masyarakat dan untuk menyemarakkan ibadah,” kata TGH Tohir.


Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter