Dewata Eka Putra Resmi Daftar Bakal Calon Wakil Bupati ke Partai Golkar

inidata.id - ‎Hari kedua pembukaan pendaftaran bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati oleh DPD II Partai Golkar dimanfaatkan oleh Dewata Eka Putra untuk mendaftar sebagai bakal calon wakil bupati Bantul untuk Pilkada Bantul 23 September 2020 yang akan datang.

Dewa panggilan akrab Dewata Eka Putra ini datang ke Kantor DPD II Partai Golkar Bantul didampingi oleh relawan Baladewa dengan menggunakan seragam bertuliskan t-shirt warna hitam bertuliskan Baladewa.

Diterima oleh Tim 11 DPD II Partai Golkar Bantul, Dewa langsung mengisi buku tamu dan menyerahkan formulir pendaftaran bersama dengan persyaratannya.

"Persyaratan administrasi telah kami periksa dan dinyatakan lengkap," kata Ketua Tim 11 DPD II Partai Golkar Bantul, Widodo di Kantor DPD II Partai Golkar Bantul, Selasa (4/2/2020).

Widodo menjelaskan Pak Dewa mendaftar sebagai bakal calon wakil bupati ke Partai Golkar dan apakah nantinya Pak Dewa akan diusung oleh Partai Golkar nanti akan ada komunikasi lebih lanjut yang dilakukan oleh internal Golkar Bantul hingga DPP Partai Golkar.

"Jadi memang rekomendasi adalah kewenangan pusat dan saya tegaskan tidak ada uang untuk mendapatkan rekomendasi dari Golkar,"ujarnya.

Sementara bakal calon wakil bupati, Dewata Eka Putra mengatakan Partai Golkar belum kandidat dari internal sendiri sehingga dengan ikut mendaftar nanti bisa ikut bersaing dalam Pilkada Bantul 2020 yang akan datang.

"Hari saya mendaftar sebagai bakal calon wakil bupati Bantul," ujarnya.

Ketua IOF Pengda DIY ini mengaku sudah melakukan komunikasi dengan sejumlah partai dan juga kandidat dari partai seperti Abdul Halim Muslih dari PKB, Suharsono dari Gerindra, Joko Purnomo dari PDIP, Mahmud Ardi Widanto dari PAN dan kandidat lainnya.

"Tapi semua masih cair kok, belum ada yang menentukan pasangan. Saya anggap semua kandidat adalah orang baik sehingga untuk menjalin kecocokan akan mudah," katanya.

Pendaftaran hari ke 2 di DPD Partai Golkar Bantul terbilang cukup fenomenal karena dua kandidat yakni Mahmud Ardi Widanto dan Dewata Eka Putra datang bersamaan dan sebelum meninggalkan Kantor DPD II Gokar Bantul keduanya sempat bersalaman bersama (salam komando) yang didampingi Tim 11 dari Partai Golkar Bantul.

"Apakah nantinya akan ada poros baru, semua sangat mungkin. Karena semakin banyak calon pemimpin maka semakin banyak pilihan bagi masyarakat Bantul," kata Ardi. (Rony)‎

Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter