Akhir Kisah Sabu Berkilo-kilo dari Malaysia

inidata.id - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri mengamankan  5,3 kilogram sabu
dari Malaysia di perairan Pulau Putri, Nongsa Kota Batam.

Kepala BNNP Kepri, Brigair Jenderal Polisi Richard Nainggolan mengatakan 5,3 kilogram sabu sedianya akan dibawa ke Palembang oleh seorang seorang kurir berinisial  R asal Tanjung Pinang yang berprofesi sebagai nelayan.

"Kurir itu ditangkap oleh BNNP Kepri. Berdasarkan informasi dari masyarakat, bahwa akan ada terjadi transaksi narkoba di sekitar Pulau Putri Nongsa," kata Ricard di Kantor BNNP, Batu Besar Rabu (18/3/2020).

Berdasarkan keterangan tersangka  R, ia diperintah pelaku sebagai Bandar untuk menjemput 5, 3 kilogram sabu dengan upah yang dijanjikan sebesar Rp20 juta.

"Berdasarkan pengakuan tersangka baru terima upah Rp500 ribu, dan mengaku satu kali menjadi kurir," katanya.

Ricard mengatakan sabu tersebut rencananya akan dibawa oleh nelayan yang berasal dari OPL Malaysia menuju ke Palembang melalui perairan Kepri.

Sedangkan untuk barang bukti yang diamankan lima bungkus teh merk Guan Yin Wang yang dilapisi plastik bening berisi sabu seberat 5.308 gram yang disimpan di dalam tas warna biru merk The North Face.

"Atas perbuatannya tersangka dikenakan pasal pasal 114 ayat (2), pasal 112 ayat (2) , UU RI No.35 Tahun 2009 dengan hukuman maksimal hukuman mati atau seumur hidup,” kata Ricard.

Untuk selanjutnya BNNP Provinsi Kepri  saat ini tengah melakukan pengembangan dengan petugas di Raja Malaysia dan Palembang  mengungkap sindikat jaringan.

Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter