Ads 720 x 90

Fiksioner Free Blogger Theme Download

Jelang Pilkada, Kejari Batam Ungkap Korupsi Rp2 Miliar

inidata.id - Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam  melakukan penyidikan  dugaan korupsi senilai Rp2 miliar di kegiatan belanja konsumsi atau makanan pada pos pimpinan DPRD Kota Batam periode 2017, 2018 dan 2019.

Demikian dikatakan Kajari Batam, Dedie Tri Hariyadi disela-sela jumpa pers dengan awak media pada Rabu(18/3/2020) .

Ia  menegaskan motif kegiatan yang dilakukan adalah, memecah kegiatan-kegiatan pelelangan serta melakukan penunjukan langsung terhadap rekanan-rekanan.

Kemudian, tidak melakukan proses pengadaan oleh Badan atau pejabat yang ditunjuk. "Motifnya seperti itu, akan tetapi secara detailnya belum bisa kami sampikan secara langsung. Karena masih proses penyidikan. Tapi setelah kita tetapkan tersangka, akan kita undang kembali," kata Diedi

Begitu juga pemanggilan saksi-saksi, tambahnya, akan terus di dalaminya. Sehingga bisa diketahui secara pasti siapa yang bertanggungjawab atas kegiatan tersebut.

Dan berdasarkan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) ditemukan untuk kegiatan tersebut sekitar Rp2 miliar .

Berdasarkan DIPA yang ada dalam anggaran tersebut diketahui pada tahun 2017 lebih kurang Rp550 juta, 2018 lebih kurang Rp850 juta, dan 2019 lebih kurang Rp750 juta.

"Dan pada hari ini, kami sudah tandatangani surat penyidikan yang sifatnya penyidikan umum. Jadi, jika nanti ada perkembangan, akan kita informasikan lebih lanjut. Mengingat sebuah penyidikan sifatnya rahasia," kata dia.

Diedi menyebutm selanjutnya  akan memanggil puluhan orang sebagai bentuk klarifikasi awal.
"Minggu depan, akan mulai dilakukan penyelidikan. Mengingat, surat penyidikan sudah ditandatangani hari ini. Intinya adalah, ada bebebrpaa pekerjaan yang tidak dilakukan, namun anggarannya malah dicairkan" (*)

Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter