Bagaimana Stok elpiji 3 Kilogram di Kalimantan Barat Selama Ramadan 2020?

inidata.id - Menyambut Bulan Ramadhan 1441 H dan masih di tengah wabah COVID-19, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VI memastikan pasokan elpiji 3 kg di wilayah Kalimantan aman.

Pertamina MOR VI telah mempersiapkan langkah antisipatif dalam penyaluran elpiji 3 kg untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadhan 1441 H di Kalimantan, di antaranya antisipasi penambahan stok sebanyak 5,3 persen dari alokasi kebutuhan normal per bulan.

Dalam keterangan resminya, Region Manager Communication Relations dan CSR Kalimantan, Roberth MV Dumatubun menyatakan bahwa antisipasi penambahan stok ini diyakini cukup untuk mengakomodir peningkatan kebutuhan elpiji 3 kg masyarakat Kalimantan menyambut bulan Ramadhan tahun ini, mengingat pada bulan Ramadhan kebutuhan LPG cenderung meningkat untuk aktivitas masak-memasak ditambah kondisi COVID-19 untuk tetap berada di rumah.

“Besaran peningkatan yang kami antisipasi untuk awal Ramadhan tahun 2020 di wilayah Kalimantan ini disesuaikan dengan realisasi kebutuhan elpiji 3 Kg pada Ramadhan tahun lalu, yaitu sebesar 5,1 persen. Secara volume awal Ramadhan tahun 2020 ada penambahan sebesar 548.400 tabung. Jika dalam pelaksanaannya masih diperlukan adanya penambahan tentu akan kami penuhi jika memang sesuai dengan peruntukannya,” kata Roberth.

Rata-rata konsumsi LPG 3 Kg di wilayah Kalimantan sepanjang Januari s.d Minggu Ke-3 April 2020 sekitar 395.118  tabung per hari, dengan antisipasi peningkatan sebesar 5.3 persen maka pada bulan Ramadhan ini volume yang disiapkan Pertamina untuk Kalimantan mencapai 416.059 tabung/hari. Penambahan alokasi disalurkan secara bertahap dari tanggal 20 – 30  April melalui 242 agen PSO dan 2.045 pangkalan resmi Pertamina yang tersebar di seluruh wilayah Kalimantan.

Pada awal ramadhan tahun ini, Kalimantan Barat mendapatkan alokasi tambahan sebanyak 4.2 persen 136.600 tabung dari alokasi normal bulanan menjadi 3.378.120 tabung.

Untuk mendapatkan harga sesuai HET, masyarakat dapat membeli elpiji di pangkalan resmi yang dapat dikenali masyarakat dari papan nama atau spanduk yang terpasang di areal pangkalan. Selain itu, masyarakat juga dapat membeli di SPBU dan modern outlet yang menyediakan produk LPG.

Tidak hanya antisipasi peningkatan kebutuhan di LPG 3 Kg, Pertamina juga menyiapkan antisipasi peningkatan kebutuhan LPG Non Subsidi (Bright Gas 5.5 Kg, Bright Gas 12 Kg, dan LPG 12 Kg) di Kalimantan sebesar 5,3  persen dari kebutuhan normal (852.955 tabung/bulan)

Dengan adanya wabah COVID-19 saat ini, masyarakat diberikan kemudahan untuk mendapatkan tabung isi ulang elpiji dan tidak perlu keluar rumah, masyarakat dapat menghubungi 135, layanan Pertamina Delivery Service akan melayani kebutuhan pembelian elpiji Bright Gas baik 5.5 maupun 12 kilogram.

“Dengan antisipasi ini kami harapkan masyarakat dapat menjalani ibadah puasa dengan nyaman dan tetap membeli kebutuhan elpiji sesuai kebutuhan dan peruntukannya baik untuk elpiji subsidi maupun non subsidi,” kata Roberth.



Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter