Penampakan Mobilitas Warga di Perbatasan Indonesia-Malaysia


inidata.id - Demi meringankan beban masyarakat di wilayah perbatasan, Personel Satgas Pamtas Yonif 133/Yudha Sakti bersama warga melaksanakan Karya Bhakti secara gotong royong memperbaiki jembatan sarana mobilitas warga sehari-hari beraktivitas. Lokasi jembatan tersebut berada di Dusun Libung, Desa Setulang, Kecamatan Batang Lupar, Kabupaten Kapuas Hulu.

Hal ini disampaikan Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 133/YS, Letkol Inf Hendra Cipta, di Kabupaten Kapuas Hulu.

 Dia bilang, gotong royong perbaikan jembatan tersebut dilakukan secara swadaya antara personel Satgas dari Pos Kapar dengan warga sekitar. Diharapkan dengan perbaikan jembatan ini dapat memperlancar aktivitas warga sehari-hari nantinya.

Selain itu, terwujud kemanunggalan TNI dengan Rakyat dalam kegiatan gotong royong, sehingga harapan menghadirkan prajurit di wilayah perbatasan untuk memberi manfaat demi kebaikan warga sekitar dan benar-benar bisa diimplementasikan.

Letkol Inf Hendra Cipta menyampaikan  gotong royong perbaikan jembatan ini merupakan inisiatif personel Pos Kapar dengan mengajak warga untuk memperbaiki jembatan. Kegiatan karya bakti ini merupakan metode Pembinaan Teritorial Satuan Non Komando Kewilayahan (Binter Satnonkowil), dan merupakan salah satu program andalan TNI untuk membantu dan mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya.

Kepala Dusun Libung, Jemat menyampaikan rasa hormat dan bangganya kepada Prajurit TNI dari Satgas Yonif 133/YS khususnya Pos Kapar, yang telah dengan semangat turun bersama-sama warga untuk memperbaiki jembatan. Jembatan ini merupakan akses masyarakat untuk beraktivitas sehari hari seperti ke ladang, sehingga jembatan ini sangat bermanfaat bagi warga.

"Sekali lagi saya mewakili warga Dusun Libung mengucapkan terima kasih kepada TNI, khususnya kepada Dansatgas Yonif 133/YS dan personel dari Pos Kapar. Karena jembatan yang dulunya rapuh dan rawan dilalui, kini sudah kokoh dan nyaman untuk dilintasi. Karena dengan jembatan ini, aktivitas warga kami menjadi lancar kembali," tutur Jemat.

Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter