loading...
loading...

Perjuangan Satgas Pamtas Yonif R-641 Bantu Evakuasi Korban Banjir di Perbatasan Indonesia-Malaysia

inidata.id - Hujan deras yang melanda wilayah Entikong menyebabkan banjir melanda 2 dusun, yaitu Dusun Entikong dan Dusun Benuan, Desa Entikong, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

Banjir tadi malam menyebabkan sedikitnya 20 rumah warga di Dusun Entikong dan 34 rumah warga di Dusun Benuan terendam banjir setinggi lebih dari 1 meter setelah hujan lebat yang turun sejak sore hari di wilayah Entikong dan sekitarnya.

Hanya dalam waktu 2 jam, curah hujan yang tinggi membuat debit air melimpah dan puluhan rumah di wilayah 2 dusun tersebut terendam banjir. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materiil warga berupa perabot rumah tangga dan peralatan elektronik yang tidak sempat diselamatkan ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Informasi bencana banjir tersebut pertama kali diterima Pos Kotis Satgas Pamtas Yonif R-641/Bru dari seorang warga bernama Bobby Riyanto (27).

Mendengar hal ini, Dankima Satgas Yonif R-641/Bru, Kapten Inf Agus Arifin, beserta dengan 14 anggota TNI langsung terjun ke lokasi untuk mengevakuasi warga yang terkena banjir menuju ke tempat yang aman.

Anggota Satgas Yonif R-641/Bru terlihat turun lokasi ke banjir dengan menggunakan jaket pelampung loreng dengan bantuan tali. Mereka bersama warga lainnya melewati terjangan banjir guna mengevakuasi warga ke tempat yang lebih aman. Sebagian lagi membantu rumah warga yang diterjang kayu dan sampah yang dibawa derasnya air.

Kepala Dusun Entikong, Sardini mengungkapkan bahwa banjir terjadi sangat cepat sehingga warga tidak sempat menyelamatkan barang-barangnya.

"Banjir terjadi dalam waktu yang cepat karena sungai Sekayam tidak mampu menampung debit air hujan. Akibatnya, air meluap dan berbalik menuju perkampungan warga," kata dia.

"Tadi kami sempat bingung mau minta bantuan kemana. Untung saja Pos Pamtas cepat datang membantu mengevakuasi warga dusun kami," kata Sardini.

Dansatgas Pamtas Yonif R 641/Beruang, Letnan Kolonel Infanteri Kukuh Suharwiyono, menyampaikan bahwa keberadaan Satgas Pamtas selain menjaga perbatasan RI–Malaysia juga membantu kesulitan warga disekitarnya, seperti bencana alam banjir dan tanah longsor.

"Besok pagi (18/5) kita akan lanjutkan membantu membersihkan rumah warga yang terdampak banjir bersama warga setempat," kata lelaki yang memiliki dua bunga di pundak itu.

Dansatgas Pamtas Yonif R 641/Beruang, Letnan Kolonel Infanteri Kukuh Suharwiyono mengingatkan, bagi warga Entikong lebih waspada terhadap kondisi curah hujan yang tinggi dan tidak mengenal waktu akhir-akhir ini, terutama pada malam hari. "Kami siaga dan siap membantu kapanpun dibutuhkan".

Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter