Hidupkan Kembali Sektor Ekonomi Kerakyatan, Begini Caranya


inidata.id - Penegakan aturan protokol kesehatan, terutama di warung kopi oleh pemerintah  di lapangan harusnya mengedepakan langkah persuasif dan edukatif. Sebab, hal itu akan berimbas kepada jumlah pelanggan yang datang berkunjung.

“Jika terlalu sering dirazia malah menyebabkan sepinya pelanggan. Sebagai kota perdagangan dan jasa, Kota Pontianak sangat mengandalkan pemasukan dari sektor jasa,” kata anggota DPRD Kota Pontianak, Zulfydar Zaidar Mochtar.

Dia berkata, banyaknya keluhan dari pemilik warung kopi tentang penegakan aturan protokol kesehatan di lapangantentu akan berimbas kepada pendapatan mereka. “Belum lagi razia yang rutin dilakukan ditempat yang sama/akan membuat pelanggan malah enggan untuk datang berkunjung,” kata Zulfydar Zaidar Mochtar.

Dia menilai, cara penegakan aturan protokol kesehatan yang dilakukan  pemerintah harus lebih persuasif dan edukatif, tidak dengan cara kekerasan yang akan berujung kepada/minimnya jumlah kedatangan pelanggan ke warkop.

Anggota DPR dari komisi V, Boyman Harun menilai anggaran untuk penanganan covid19 se-Indonesia mencapai empat ratusan miliar lebih. Dia bilang, anggaran tersebut disalurkan kepada setiap provinsi untuk menangani dampak wabah pandemi Covid-19 termasuk pengerakan ekonomi kerakyatan.

“Dapat menghidupkan kembali sektor-sektor ekonomi kerakyatan. Sehingga akan berdampak positif pada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor jasa,” kata Boyman Harun.



Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter