Pertamina Bilang, Ketersediaan Stok Gas Elpiji Lebih dari Aman

inidata.id - Sales Area Manager Pertamina Kalimantan Barat, Weddy Surya Windrawan, berkata ketersediaan stok gas elpiji lebih dari aman.

Bahkan, dia bilang dengan adanya alokasi tahun 2020 dari pemerintah, kondisinya sudah lebih dari cukup.

"Kondisi pandemi COVID-19 sekarang ini konsumsi gas elipiji tidak sebesar sebelum pandemi. Padahal kondisi alokasi atau pasokan  gas elpiji tahun ini lebih dari tahun kemarin," kata Weddy Surya Windrawan hari ini.

"Seharusnya masyarakat tidak perlu panik karena ketersediaan stok mencukupi," kata Weddy Surya Windrawan mengingatkan.

Menurut dia, kebutuhan gas elpiji tiga kilogram di Kota Pontianak dari 12 agen yang melayani masyarakat Pontianak, mencapai 21 ribu lebih tabung per hari.

Sejauh ini, Weddy Surya Windrawan bilang pihaknya sudah melakukan penindakan terhadap agen dan pangkalan yang melanggar ketentuan.

Ada sejumlah pangkalan dan agen elpiji yang dikenakan sanksi oleh Pertamina. Sanksi berupa pemotongan alokasi atau kuota, bahkan hingga pencabutan izin pangkalan," kata Weddy Surya Windrawan.

Ia menambahkan, bagi pangkalan yang terbukti ilegal, beroperasi di luar ketentuan dan merugikan masyarakat, pihaknya akan mencabut izin pangkalannya.

"Kita juga memberikan sanksi bagi agen dan pangkalan yang terbukti melakukan pelanggaran," kata Sales Area Manager Pertamina Kalimantan Barat, Weddy Surya Windrawan.

Dia menjelaskan, Pertamina sudah membuat kebijakan dengan mewajibkan pangkalan hanya melayani satu orang untuk satu tabung gas elpiji.

"Hal ini dilakukan untuk menghindari para pengecer yang membeli lebih dari satu tabung setiap kali pembelian," kata Sales Area Manager Pertamina Kalimantan Barat, Weddy Surya Windrawan.



Related Posts

There is no other posts in this category.

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter