Apa Kabarnya Layanan BPJS Pontianak di Tengah Pandemi?

inidata.id - Virtual Media Gathering Kantor  Cabang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Pontianak, Kalimantan Barat pada Senin (9/11/2020. Layanan Digitan Beri Kemudahan Peserta JKN-KIS, itulah tema yang diangkat pada pandemi COVID-19 ini.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pontianak, dr  Adiwan Qodar, menerangkan jumlah peserta yang mendaftar program relaksasi iuran se- Kantor Cabang Pontianak sebanyak 1.077 peserta.

“Yang sudah melakukan pembayaran  931 peserta. Sisanya belum membayar jumlahnya 146 peserta,” kata Adiwan Qodar.

Dia menyebut, program keringanan pembayaran tunggakan JKN atau  relaksasi iuran itu tertuang dalam Perpres 64/2020 Pasal 42 Ayat:(3a) untuk tahun 2020, pemberhentian sementara penjaminan peserta sebagaimana dimaksud pada ayat (3) berakhir dan status kepesertaan aktif kembali, apabila peserta: telah membayar Iuran bulan tertunggak paling banyak untuk waktu 6 (enam) bulan; membayar Iuran pada bulan saat peserta ingin mengakhiri pemberhentian sementara jaminan; dan dengan sisa Iuran bulan yang masih tertunggak setelah pembayaran tunggakan Iuran sebagaimana dimaksud pada huruf a masih menjadi kewajiban peserta. (3b) Untuk mempertahankan status kepesertaan aktif, peserta wajib melunasi sisa Iuran bulan yang masih tertunggak sebagaimana dimaksud pada ayat (3a) huruf c seluruhnya paling lambat pada tahun 2021.  Namun begitu,  dia menerangkan program yang memberikan keringanan pembayaran tunggakan bagi peserta PBPU dan PPU BU yang memiliki tunggakan lebih dari 6 bulan tunggakan iuran dengan sisa tunggakan yang wajib dilunasi paling lambat Desember 202.1  

“Pemberian keringanan finansial bagi peserta dalam masa pandemi Covid-19. Meningkatkan peluang untuk keaktifan peserta.Meningkatkan potensi penerimaan iuran,” kata Adiwan Qodar.

Relaksasi tunggakan diberikan sampai dengan Desember 2020 dan sisa tunggakannya harus dilunasi paling lambat sampai dengan Desember 2021. Besaran tunggakan yang dibayarkan paling sedikit 6 bulan tunggakan dan untuk aktivasi peserta ditambahkan pembayaran iuran bulan berjalan peserta dapat melunasi seluruh sisa tunggakan atau mengikuti program cicilan setelah mengikuti.

Program relaksasi tunggakan dan telah membayarkan tunggakan sesuai poin 2 di atas, maka apabila sampai dengan akhir bulan tidak dilakukan pembayaran sebagaimana poin 2 maka program keringanan pembayaran tunggakan JKN batal secara otomatis dan seluruh tunggakan akan ditagihkan pada bulan berikutnya.

”Peserta yang sudah mengajukan relaksasi tunggakan dapat mengajukan kembali program relaksasi tunggakan selama tahun 2020,” katanya.

Apabila dalam waktu 45 hari sejak status kepesertaan aktif kembali, Peserta wajib membayar denda kepada BPJS Kesehatan untuk setiap pelayanan kesehatan rawat inap di FKRTL yang diperolehnya sebesar 2,5% dari biaya pelayanan kesehatan (INA CBG’s awal) untuk setiap bulan tertunggak (max 12 bulan tunggakan dengan max nilai denda 30 juta).

 Lalu bagaimana program keringanan pembayaran tunggakan JKN Persyaratan:

1.Peserta PBPU dan PPU BU 

2.Memiliki tunggakan lebih dari 6 bulan 

3.Melakukan pendaftaran sesuai ketentuan yang berlaku pada kanal pendaftaran yang telah ditetapkan 

4.Melakukan pembayaran tagihan relaksasi tunggakan pada bulan berjalan (min 6 bulan + 1 bulan berjalan) 

5.Melakukan pembayaran iuran bulan berikutnya secara rutin paling lambat tanggal 10 setiap bulan sesuai tagihan 

6.Membayar sisa tunggakan dengan cara melunasi atau memanfaatkan Program Cicilan paling lambat Desember 2021

 7.Bagi Peserta yang akan memanfaatkan Program Cicilan wajib terlebih dahulu membayar tunggakan relaksasi dan melakukan pendaftaran cicilan pada kanal pendaftaran yang telah ditetapkan.  

Bagaimana mekanismenya? Melakukan pendaftaran pada kanal yang telah disediakan:

1. Peserta PBPU (Aplikasi Mobile JKN, Kantor Cabang (SIPP), BPJS Kesehatan Care Center 1500 400).

2. PPU BU (Aplikasi Edabu) 3.Melakukan pembayaran minimal 6 bulan dan 1 bulan tagihan iuran berjalan 4.Pembayaran tunggakan yang telah didaftarkan dapat dilakukan H+1 setelah pengajuan relaksasi tunggakan disetujui. 

5.Batas waktu pembayaran sisa tunggakan paling lambat Desember 2021. 

6. Peserta membayar tagihan untuk maksimal 6 bulan tunggakan + tagihan 1 bulan berjalan untuk dapat dilakukan aktivasi peserta.    



Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter