Bantuan untuk Pejuang Bangsa

inidata.id - Kementerian Sosial mencoba terus perhatikan para pejuang bangsa yang rela mengorbankan jiwa,raga, dan harta demi kemerdekaan.

Dalam kegiatan Bakti Sosial Kepahlawanan, Kementerian Sosial melalui Direktorat Kepahlawanan, Keperintisan, Kesetiakawanan, dan Restorasi Sosial Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial bersilaturahmi sekaligus menyalurkan bantuan kepada keluarga pahlawan nasional dan perintis kemerdekaan. Ini merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap pejuang bangsa dalam memperingati Hari Pahlawan Tahun 2020.

Anjangsana dilakukan di beberapa rumah keluarga pahlawan. Antara lain Janda Pahlawan Nasional Idham Chalid (Ibu Siti Rokayah) dan Perintis Kemerdekaan (H. KRMH Soerjo Wirjohadipoetro, Wimo Sumanto, dan Nordjin Pandjer).

Mewakili Menteri Sosial RI Juliari P. Batubara, Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Edi Suharto melakukan anjangsana sekaligus menyerahkan bantuan kepada Janda Pahlawan Nasional Idham Chalid (Ibu Siti Rokayah) dan Perintis Kemerdekaan Bapak Wimo Sumanto di kediamannya masing-masing.

“Ini ada sedikit bingkisan sembako, tali asih, kursi roda untuk bapak. Mohon diterima dan semoga bermanfaat ya pak,” kata Suharto dalam pesan digitalnya.

Di hari yang sama, Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial Hartono Laras juga berkunjung sekaligus memberikan bantuan berupa tali asih, kursi roda, paket sembako, kursi roda, tongkat, dan APD di kediaman Perintis Kemerdekaan Bapak Soerjo Wirjohadipoetro di Jl. Sriwijaya I/12 Kebayoran Baru Selong Jaksel.

Bantuan ini merupakan hasil dari kerjasama antara Kementerian Sosial dengan beberapa mitra kerja, seperti Perum BULOG, Alfamart, YSKI, MNC Peduli, dan Conoccophilip. 

Di kediamannya, Wimo terlihat bahagia melihat kedatangan Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Edi Suharto. Beliau sangat antusias  bercerita tentang perjuangannya bersama rekan-rekan Veteran dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

“Saya terimakasih sekali Bapak Dirjen bisa hadir disini, selama ini juga sudah memperhatikan saya,” ucap Wimo.

Kegiatan bakti sosial ini diharapkan dapat membantu keberlangsungan hidup para pejuang bangsa yang berhasil merebut Kemerdekaan Indonesia dari tangan penjajah.

Selain bantuan di Hari Pahlawan ini, Kementerian Sosial juga memberikan tunjangan kehormatan kepada sebanyak 90 orang keluarga Warakwuri/Pahlawan Nasional sebesar Rp 50 juta per tahun, dan kepada 56 orang Perintis Kemerdekaan dengan nilai sebesar Rp8.692.000 pertahun. Dan terakhir, kepada 441 orang janda Perintis Kemerdekaan dengan nilai Rp2juta pertahun.



Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter