Darwis-Rizal Programkan Beasiswa bagi Masyarakat Miskin di Bengkayang

inidata.id - Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis dan Syamsul Rizal akan menggandeng generasi muda, intelektual dan akademisi untuk membangun Bengkayang. 

Sumbangsih pemikiran dari intelektual dan akademisi ini akan banyak berpengaruh untuk kemajuan suatu daerah. Sedang generasi mudanya, jadi penggerak perubahan menuju kemajuan tersebut. 

"Tidak semata-mata kebijakan itu politis. Semua berdasarkan kajian akademisi. Landasannya jelas,” kata Ketua Tim Pemenangan Sebastianus Darwis-Samsul Rizal, Adinus Selvinus.

Kaum cerdik pandai Bengkayang tentu paham kondisi daerah. Kolaborasi dengan anak daerah seperti Sebastianus Darwis dan Syamsul Rizal akan membuat arah pembangunan makin baik.

“Kami menjadikan kaum milenial dan intelektual serta kalangan akademisi yang ada di Kabupaten Bengkayang sebagai rekan guna proses percepatan pembangunan. Jika beliau (Sebastianus Darwis) diamanahkan oleh masyarakat Kabupaten Bengkayang,” ucapnya sebagaimana diberitakan Insidepontianak.com.

Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis dan Syamsul Rizal sendiri memprogramkan beasiswa bagi masyarakat miskin dan siswa berprestasi. Tujuannya, sebagaimana jargon yang mereka usung. Menciptakan Sumber Daya Manusia Unggul (SDM).

“Beasiswa ini akan menyasar seluruh masyarakat, baik mereka yang kurang mampu dan siswa berprestasi. Jika SDM unggul, Bengkang mantap,” kata Sebastianus Darwis.

Program itu bukan tanpa alasan. Indeks Pembangunan Manusia Bengkayang tahun 2019 berada di posisi keempat dengan angka 67,57. Apa yang dikerjakan pemerintah dan DPRD sebelumnya masih kurang. Sebab, kenaikan tiap tahunnya hanya nol koma sekian persen.

Darwis dan Rizal menargetkan di akhir pemerintahan mereka jika terpilih, IPM Bengkayang ada di angka 70. Atau minimal berada di urutan kedua se Kalbar.

Sebastianus Darwis menjelaskan, saat ini rata-rata lama sekolah warga Bengkayang berada di 6,35 tahun. Artinya, penduduk didominasi lulusan sekolah dasar. Sesuatu yang perlu kerja ekstra dengan keberanian menganggarkan dari kepala daerah.

“Makanya kami memilih memberikan program beasiswa dan bukan tidak mungkin pendidikan gratis. Jika masyarakatnya unggul, otomatis taraf hidup mereka ikut terangkat,” ucap Sebastianus Darwis, merinci.

Tujuan utamanya adalah mencapai target belajar minimal sembilan tahun. Untuk mendukungnya, kualitas layanan pendidikan akan diutamakan. Mereka juga akan membuat perpustakaan-perpustakaan hingga tingkat desa. 

Harapannya, sumber-sumber informasi yang valid makin dekat dengan warga. Para petani bisa belajar langsung dari buku dengan bantuan para penyuluh. Begitupun para siswa.

“Semuanya memang butuh kerja sama semua pihak. Mari kita sama-sama bikin SDM unggul, Bengkayang mantap,” ucap Sebastianus Darwis.




Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter