-->

Awal Tahun 2021, Buronan Kejaksaan Ditangkap

inidata.id - Mengawali kinerja 2021 tim Tabur Kejaksaan Agung dan tim Kejaksaan Negeri Makassar menangkap pelaku dugaan kasus korupsi peralatan laboratorium pada Fakultas Pendidikan Olahraga Universitas Negeri Makassar, Lisa Lukitawati (50). Pelaku ditangkap  petugas di Jalan Manyar Bintaro Jaya Jakarta Selatan.

Menurut Intel Kejari Makassar Ardiansyah Akbar berdasarkan putusan Mahkamah Agung RI Nomor 1337 K/Pid.sus 2019 tanggal 29 Juli 2019 terpidana Lisa Lukitawati merupakan buronan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan.

Terpidana Lisa Lukitawati  merupakan kasus tindak pidana dugaan korupsi peralatan laboratorium Pendidikan pada Fakultas ilmu olahraga Universitas Negeri Makassar (UNM) tahun anggaran 2012.

"Mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 22.453.646.967,36," kata Ardiansyah pada Selasa (5/1/2020).

Putusan Mahkamah Agung menjatuhkan terhadap terpidana Lisa Lukitawati dengan penjara selama 7 (tujuh) tahun dengan denda pidana Rp 200.000.000 (dua  ratus juta rupiah) dengan ketentuan apabila pidana tidak dibayar maka diganti dengan kurungan selama enam bulan 6.

Selain itu menjatuhkan pidana tambahan kepada terdakwa untuk membayar uang pengganti sebesar Rp 8.937.636.613.00 dengan ketentuan jika terdakwa tidak menganti uang pembayaran tersebut selama satu bulan, setelah putusan ini memperoleh kekuatan hukum tetap, maka harta bendanya disita oleh Jaksa dan dilelang untuk menutupi uang penganti tersebut dan jika terdakwa tidak mempunyai harta yang mencukupi untuk membayar uang penganti tersebut maka diganti dengan pidana penjara selama 4 tahun.

Terpidana Lisa Lukitawati yang berprofesi pengusaha sudah dipanggil secara patut selama tiga kali untuk melaksanakan eksekusi mahkamah Agung yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap (inkracht). Namun terpidana mengabaikan panggilan Jaksa Eksekutor, bahkan menghilang dari alamat semula di Jalan Ciputat Raya No.1 Pondok Pinang Jakarta Selatan.

Pengamanan terhadap buronan Lisa Lukitawati merupakan keberhasilan tim Kejaksaan yang pertama untuk tahun 2021.

Saat ini terpidana dititipkan di Rutan Salemba cabang kejaksaan Negeri Jakarta Selatan dan untuk selanjutnya diterbangkan ke Sulawesi Selatan untuk pelaksanaan eksekusi. (Rudy Gemulian M)




Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter