-->

Advertisement

KS

Bertahan di Tengah Pandemi, KSP: Kami Tidak Hanya Menarasikan Sampah, tapi . . .

indiata.id-Sampah bahan baku ekonomi di masa pandemi tema yang menarik untuk Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2021. Ketua Kreasi Sungai Putat (KSP) Syamhudi  menilai, hal itu sangat tanpak sederhana, namun  terasa rumit.  

“Kerumitan itu terjadi karena situasi pandemi yang menyebabkan daya beli masyarak sedang menurun. Artinya produk apapun yang berbahan baku sampah siklus ekonominya akan tersendat,” kata Syamhudi pada peringatan Hari Peduli Sampah Nasional tahun 2021, di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (3/3/2021).

Dia bekata, situasi seperti ini, KSP kemudian merealisasikannya dengan konsep  pengelolaan sisa pakai organik untuk kemandirian pangan. Caranya adalah dengan budidaya BSF/maggot. Minimal dngan konsep seperti ini,KSP  masih bisa survive di stuasi pandemi. 

“Kami tidak hanya menarasikan sampah bahan baku ekonomi di masa pamdemi .Namun sudah merealisasikannya.  Memamfaatkan pekarangan rumah yang ada. Budidaya BSF tidak hanya memberikan jawaban terhadap persoalan lingkungan namun juga menghadirkan solusi bagi petani dengan pupuknya, pembudidaya ikan dan peternak unggas kecil dengan pakannya,” kata Syamhudi. Seraya menambahkan, sirkular ekonomi segmentasi ekonomi hijau ini akan tersaji dengan budidaya BSF/maggot. 

“Pemerintah Kota Pontianak mustinya mencari rol model bisnisnya.  Ini penting, agar semakin kuat masyarakat yang bergerak budidaya BSF/maggot kedepannya,” kata Ketua Kreasi Sungai Putat (KSP) Syamhudi mengingatkan dan menegaskan betapa pentingnya ekonomi kemandirian kerakyatan di tengah pagebluk COVID-19. 




Related Posts

Posting Komentar

Kiri Ads

NA

Subscribe Our Newsletter