-->

Cerita 6 TKI Ilegal Ditangkap Tentara di Perbatasan Indonesia-Malaysia


inidata.id- Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Batalyon Infanteri (Yonif) 407/Padma Kusuma menangkap enam orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKI ilegal melalui jalur non prosedural atau jalur tidak resmi wilayah perbatasan sektor timur, Kalimantan Barat.

Jalur tikus perbatasan kerap dijadikan baik itu TKI maupun peredaran barang-barang ilegal dan narkoba. Ditangkapnya TKI ilegal ini saat petugas melaksanakan kegiatan patroli keamanan di wilayah perbatasan terutama jalur - jalur tidak resmi.

Keenam TKI ilegal berinisial UG (53), SI (51), NR (42), MD (41), ND (3), dan MT (40). Masing-masing berasal dari daerah Lombok, NTB dan NTT.

Dansatgas Pamtas Yonif 407/Padma Kusuma  Letkol Inf Catur Irawan mengatakan, pengawasan terhadap jalur-jalur non prosedural atau jalur tidak resmi yang ada di perbatasan Indonesia-Malaysia akan terus diperketat guna untuk mencegah segala bentuk kegiatan baik lalu lintas barang maupun orang secara ilegal.

Dengan melaksanakan patroli secara rutin, dia bilang di sektor-sektor yang menjadi peluang para pelaku baik peredaran barang secara ilegal maupun TKI ilegal serta Narkoba.

Satgas Pamtas Yonif 407/PK bekerja sama dengan Instansi terkait di perbatasan, memastikan semua WNI yang masuk ke Tanah Air harus melalui rangkaian pemeriksaan protokol kesehatan Covid-19. 

"Semuanya akan kita arahkan untuk melewati rangkaian pemeriksaan dari Karantina Kesehatan, Imigrasi dan Bea Cukai," katanya.

Keenam TKI ilegal ini bekerja di Malaysia, karena adanya kebijakan lockdown yang diberlakukan membuat mereka diberhentikan dari pekerjaannya, dan mengharuskannya untuk kembali ke Indonesia.

Selanjutnya, guna untuk pemeriksaan lebih lanjut, keenam TKI ilegal kemudian diserahkan kepada pihak Imigrasi kelas II Entikong Kabupaten Sanggau.





Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter