-->

KS

Cerita TKI Ilegal Ditagkap Tentara di Perbatasan Indonesia-Malaysia

inidata.id-Satgas Pamtas Yonif 407/Padma Kusuma kembali menangkap 4 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKI  ilegal di Jalan Inspeksi Patroli Perbatasan (JIPP) Desa Sebindang, Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

Menurut keterangan dari keempat pekerja migran ini mereka bekerja sebagai nelayan di Malaysia. Namun dikarenakan adanya kebijakan lockdown yang diberlakukan Pemerintah Malaysia, membuat mereka berhenti dari pekerjaannya, sehingga mengharuskannya kembali ke Indonesia. 

TKI ilegal ini berinisial, HM (52), AD (23), AY (50), dan DA (30), yang merupakan warga masyarakat dari Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. 

Pengawasan di JIPP siang maupun malam terhadap jalur tidak resmi yang ada di wilayah perbatasan akan terus diperketat guna untuk mencegah segala bentuk kegiatan baik lalu lintas barang maupun orang secara ilegal.

"Satgas Pamtas Yonif 407/PK akan terus melaksanakan patroli secara ketat, dengan tulus dan ikhlas serta semangat tinggi dalam menjalankan tugas yang diemban sebagai TNI di wilayah perbatasan," kata Dansatgas Pamtas Yonif 407/PK, Letkol Inf Catur Irawan. 

Guna mendukung semua itu, Satgas Pamtas bekerja sama dengan Instansi terkait di perbatasan, memastikan semua WNI yang masuk ke Tanah Air dari Malaysia harus melalui serangkaian pemeriksaan protokol kesehatan secara ketat.

"Baik yang melewati jalur resmi maupun jalur Non Prosedural, akan kita arahkan untuk melewati rangkaian pemeriksaan dari Karantina Kesehatan, Imigrasi dan Bea Cukai," katanya.

Keempat PMI tersebut usai menjalani test dan dinyatakan negatif, diserahkan kepada pihak Imigrasi kelas II Nanga Badau untuk penanganan lebih lanjut.

Meskipun hasil dari pemeriksaan negatif, namun pihak PLBN Nanga Badau meminta untuk menjalani isolasi selama 5 hari, setelah itu akan dites kembali.



Related Posts

Posting Komentar

Kiri Ads

Subscribe Our Newsletter