-->

KS

Rakor Penanganan Covid-19 di Kalimantan Barat, Apa Hasilnya?


inidata.id- Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Virus Disease (Covid-19) di Wilayah Kalimantan Barat bertempat di Balai Petitih, Kantor Gubernur Kalbar, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kota Pontianak.

Rapat dipimpin oleh Kepala BNPB, Letjen TNI Doni Monardo. Diikuti juga oleh Gubernur Kalbar Sutarmidji, Wakil Gubernur, Ketua DPRD Provinsi, Kapolda, Kajati, Kapengti serta Bupati dan Walikota se-Kalbar.

Saat membuka rapat, Kepala BNPB, Letjen TNI Doni Monardo mengatakan, kedatangannya kali ini untuk melihat langsung kondisi Kalimantan Barat yang mana dalam satu bulan terakhir ini mengalami tren kenaikan kasus terkonfirmasi Covid-19.

"Saya juga akan memberikan masukan pada Gubernur selaku Ketua Satgas tentang bagaimana kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, unsur TNI dan Polri yang ada di Kalbar bersama dengan perwakilan lembaga yang ada di Kalbar dalam rangka untuk mengurangi kasus bahkan  menekan kasus," katanya.

Dia mengatakan, dari perkembangan yang diikutinya hampir setahun lebih, Provinsi Kalbar termasuk daerah yang relatif sangat terkendali. Kasus aktifnya rendah, angka kematiannya rendah dan juga keterisian tempat tidur di Rumah Sakit baik ICU maupun isolasi juga rendah. 

"Namun beberapa waktu terakhir saya lihat ada tren kenaikan, ternyata penyebabnya adalah yang tadi sudah dijelaskan oleh bapak Gubernur," katanya.

Gubernur Kalbar Sutarmidji melaporkan kepada Kepala BNPB selaku Ketua Satgas Nasional bahwa kenaikan kasus di Kalbar disebabkan banyaknya Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang kembali melalui perbatasan Kalbar.

Dia bilang sudah mengusulkan kepada Konsulat Jenderal RI untuk tidak memulangkan para PMI melalui Kalbar. Untuk sebisanya mereka yang langsung ke daerah asal para PMI. 

"Kalau tidak kita sikapi, terus-terusan akan berlaku seperti ini. Ini yang membuat kita kelabakan. Saya yakin kalau ini kita bisa tangani, pekerja imigran ini dengan baik, Kalbar Insyallah bisa terkendali," katanya.



Related Posts

Posting Komentar

Kiri Ads

Subscribe Our Newsletter