-->

KS

Penyusunan RKPD 2022 Kapuas Hulu, Wagub Ria Norsan: Fokus Pemulihan Ekonomi

inidata.id-Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Barat Ria Norsan merinci soal pencapaian visi misi pembangunan Kalbar, dalam RPJMD  perubahan tahun 2018-2023, Musrenbang RKPD Kabupatn Kapuas Hulu merupakan salah satu tahapan yang penting. Yang mana dalam proses penyusunan RKPD kabupaten/kota dalam perencanaan pembangunan nasional. Selain itu, juga berisikan langkah-langkah strategis untuk menyelesaikan permasalahan aktual daerah, serta penjabaran operasional dari visi pembangunan lima tahun kepala daerah.

"Beberapa poin penting yang harus dilaksanakan dalam melakukan pemulihan ekonomi nasional dan dapat bersinergi dengan pemerintah pusat dalam masa masih menghadapi pandemi Covid-19 ini. Di antaranya mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang telah menjadi program prioritas Pemprov Kalbar," kata Wagub Ria Norsan saat memberikan sambutan pada acara Musrenbang RKPD Kabupaten Kapuas Hulu tahun 2022 secara virtual via zoom cloud meeting didampingi Pelaksana Harian (Plh) Kepala Bappeda, Irwan L, di data Analytic Room, Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Rabu (31/3/2021).

Wagub Ria Norsan bilang, mendukung peningkatan Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) berupa penetapan rencana rinci tata ruang kabupaten/kota, mempercepat hilirisasi industri, peningkatan komoditas unggulan berorientasi ekspor, pengmbangan desa wisata, menumbuhkan klaster sentra produk pertanian, dan penguatan basis data UMKM.

"Penurunan persentase tingkat pengangguran, penurunan prsentas jumlah penduduk miskin dan peningkatan indeks infrastruktur perlu dilaksanakan secepatnya," kata Wagub Ria Norsan.

Mantan Bupati Mempawah itu berujar, ada rincian program prioritas tersebut diharapkan, pembangunan daerah Kabupaten Kapuas Hulu dapat terlaksanan dengan baik dan lancar, serta menghasilkan inovasi dalam pelayanan publik juga penataan daerah yang baik. Sehingga dapat terjadi sinergi dan kerja sama antarpemerintah daerah kabupaten/kota untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional masa pandemi Covid-19.



Related Posts

Posting Komentar

Kiri Ads

Subscribe Our Newsletter