-->

KS

Ini Identitas Wanita Misterius Pemberi Order Takjil Maut pada Bocah di Bantul

inidata.id - ‎Satreskrim Polres Bantul akhirnya mengungkap sosok wanita misterius yang memberikan order takjil maut yang menyebabkan Naba bocah sembilan tahun di Bantul tewas usai mengkonsumsi takjil yang dibawa oleh ayahnya yang menerima orderan takjil maut namun ditolak oleh penerima.

Setelah Om dan Tante membaca artikel ini bisa mendukungnya dengan cara nyawer melalui tombol di bawah:

    Dukung Inidata.id tetap ada 

‎Kombes Pol Burkan Rudi Satria menyebut wanita misterius pemberi order takjil maut tak lain adalah NA‎ alias Tika, Kelahiran Majalengka, Jawa Barat pada 30 April 1996 yang sudah lama tinggal di Kalurahan Potorono, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul dan sebagai pekerja swasta.‎

"Pelaku kita tangkap pada Jumat 30/4/2021 di kediamannya," katanya, Senin (3/5/2021).

Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Ngadi mengatakan Nani Aprilliani Nur Jaman alias Tika (25) tahun bekerja sebagai pegawai disebuah salon dan memiliki beberapa pelanggan. 

Kemudian ada salah satu pelanggan salon yang berinisial R yang suka terhadap tersangka (NA), tetapi tersangka tidak suka dengan pelanggan dengan inisial R tersebut. 

Karena tersangka menyukai pelanggan lain yang berinisial T namun setiap tersangka dan pelanggan berinisial T mempunyai masalah tersangka selalu cerita bercerita dengan pelanggan berisinial R kemudian R menyarankan kepadaa tersangka untuk memberikan pelajaran kepada T.

"R menyarankan kepada tersangka untuk memberi pelajaran kepada T dengan cara memberikan KCN (kalium sianida) yang dicampur dengan makanan yang memberi efek setelah dimakan hanya muntah dan diare," ucapnya.

Akhirnya tersangka mengikuti anjuran dari pelanggan inisial R dengan membeli sianida secara online kemudian sianida dicampurkan dengan bumbu sate ayam yang sudah dibeli sebelumnya oleh tersangka.

"Ketika hendak memberikan makanan tersebut kepada pelanggan berinisial T tersangka juga mendapatkan anjuran dari pelanggan berinisial R tersebutagar makanan itu dikirim menggunakan ojek online namun tanpa aplikai agar tidak diketahuiiapa yang mengirim dan tersangka mengikuti saran tersebutn," ucapnya.

Direskrimsus Polda DIY, Kombes Burkan mengatakan terungkapnya sosok wanita misterius berkat kerjasama antara penyidik Polsek Sewon, Polres Bantul, Polresta Yogyakarta dan juga Polda DIY.

"Kita mengumpulkan bukti-bukti dari CCTV yang ada di sekitar masjid Noor Alam di Jalan Gayam Kota Yogyakarta dan juga keterangan dari ayah korban Bandiman atau pengemudi ojol hingga dari bungkus dari takjil. Dari berbagai alat bukti maka mengarah kepada tersangka NA. Kemudian tersangka kita amankan," ujarnya.

"Tapi memang ada barang bukti yang belum kita dapat yakni jaket warna krem yang dibuang oleh tersangka. Kita cari di TPA Piyungan juga belum ditemukan," katanya.

Tersangka atas perbuatannya akan diancam dengan pasal 340 KUHP tentang pemunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati, seumur hidup hingga penjara 20 tahun. 

"Selain itu tersangka itu juga akan diancam dengan UU No 35 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak,"katanya. (Hiro)

Setelah Om dan Tante membaca artikel ini bisa mendukungnya dengan cara nyawer melalui tombol di bawah:

    Dukung Inidata.id tetap ada 


Related Posts

Posting Komentar

Kiri Ads

Subscribe Our Newsletter