-->

Advertisement

KS

Polisi Bantul Bantah Takjil Beracun Ditujukan Kepada Istri Tommi

inidata.id - ‎Kapolres Bantul, Ajun  Komisaris Besar Polisi Wachyu Tri Budi Sulistiyono membantah bahwa target kiriman takjil berupa sate yang mengandung sianida ditujukan kepada istri Tommi seperti yang dilansir beberapa media daring.

Setelah Om dan Tante membaca artikel ini bisa mendukungnya dengan cara nyawer melalui tombol di bawah:

    Dukung Inidata.id tetap ada

"Itu ngawur, itu baru kemungkinan, Kemungkinanpun harus kita dalamin," katanya, Kamis (6/5/2021).

 Penyidik geledah tempat kerja Nani untuk ungkap soso R. ‎Wahyu juga memastikan kabar penanganan kasus sate sianida yang melibatkan Nani Aprillia Nurjaman (25) saat masih ditangani jajarannya dan belum diambil alih oleh Polda DIY.

"Masih kami yang tangani dan proses masih berjalan," katanya.

Menurutnya penyidik saat ini sedang fokus untuk mengungkap sosok R yang memberikan ide kepada Nani untuk mengirim sate mengandung sianida dengan tujuan R.

"Tempat kerja Nani sudah kita geledah, namun tidak ditemukan adanya CCTV. Karena kami mencoba mencari CCTV disekitar tempat kerja Nani," katanya.

"Dari penggeledahan yang dilakukan juga tidak ditemukan sesuatu yang mencurigakan," katanya.

Karyawan tempat Nani bekerja mengaku sejak Senin (3/5) tidak ada penggeledahan‎.Sementara ditempat kerja Nani tepatnya di Kemantren, Umbulharjo, Kota Yogyakarta merupakan salon yang melayani pijat refleksi. 

Salah satu karyawan salon refleksi yang enggan disebutkan namanya tidak mengenal sosok Nani. Pasalnya dirinya baru bekerja selama dua hari dan selama dua hari bekerja tidak pemeriksaan dari polisi.

"Sejak Senin (3/5) kemarin sampai sekarang tidak ada pemeriksaan. CCTV setahu saya juga tidak ada," katanya.

Karyawan perempuan tersebut juga tidak mendapat pesan apapun dari bosnya terkait takjil beracun sianida yang berkaitan dengan Nani dan pelanggannya.

"Ndak ada pesan apa-apa, suruh jaga saja," ujarnya.

 Tommi dan istrinya tinggal di Villa Bukit Asri sekitar empat tahun. ‎Ketua RT 12, Perumahan Villa Bukit Asri, tempat tinggal Tommi, Mujahid mengatakan Tommi sudah menempati rumahnya sekitar empat tahun yang lalu dan tinggal bersama dengan istrinya.

"Setahu saya tinggal dengan istrinya dan juga memiliki anak yang masih kecil, baru bisa berjalan. Jadi saat menempati rumah di Villa Bukit Asri anaknya lahir," katanya.

Mujahid bilang, kasus yang melibatkan salah satu warga juga diketahui dari media maa. Dan kasus tersebut tidak pernah dibahas dalam grup-grup WA yang ada perumahan.

"Ya melalui berita itu saja, saya tahu kasusnya," katanya.

 Warga mengenal Tommi bekerja sebagai polisi dan sosok yang baik‎. Selama tinggal empat tahun di Villa Bukit Asri, sosok Tommi merupakan sosok yang baik dan tidak aneh-aneh.

"Nggak ada masalah, kita tahunya dia polisi," ucapnya.

Ditanya tentang desas-desu Tommi sudah menikah siri, Mujahid mengaku tidak tidak pernah mendengar informasi tersebut. Apalagi warga di perumahan sibuk dengan pekerjaannya dan interaksi kurang.

"Yang jelas iuran tertib dan memang interaksinya kurang karena sibuk dengan pekerjaannya masing-masing,"katanya.‎ (Hiro)

Setelah Om dan Tante membaca artikel ini bisa mendukungnya dengan cara nyawer melalui tombol di bawah:

    Dukung Inidata.id tetap ada

Related Posts

Posting Komentar

Kiri Ads

NA

Subscribe Our Newsletter