-->

Advertisement

KS

BIN Kepri Vaksin Ribuan Santri di Batam

Badan Intelijen Nasional (BIN) daerah Kepulauan Riau (Kepri) terus gencar melakuka. Vaksinasi masal bahkan bukan hanya  pelajar umum melainkan menyasar ke kalangan santri di  Kota Batam. 

Sebanyak 1060 santri dan santriwati dari MAN 1 Batam dan sejumlah  pondok pesantren menjalani vakainasi yang digelar BIN Kepri, bertempat di Madrasyah Allyah Negeri(MAN) 1 Batam, Provinsi Kepri, Kamis (29/7/2021).

Kepala BIN Daerah (Kabinda) Kepri, Brigjen Pol Riza Celvian Gumay  mengatakan, vaksinasi pelajar ini digesa agar bisa dalam beberapa bulan kedepan belajar tatap muka.

“Kita sudah kali ketiga melaksanakan vaksinasi untuk pelajar. Pertama di Tanjungpinang, kedua untuk sekolah swasta, dan kali ini dikhususkan untuk santri dan santriwati yang ada di Batam,” ujar Gumay.

Ia mengatakan Binda Kepri akan terus memobilisasi vaksin untuk pelajar ini. Masih ada 600 vial vaksin yang diperuntukan 6 ribu siswa lagi.

“Pelaksanaan akan kita lakukan secara bertahap. Kita gesa pelaksanaannya, agar semua pelajar di Kepri ini sudah mendapatkan vaksin tahap 1,” tambahnya.

Saat ini, jumlah pelajar yang harus divaksin berjumlah 206.883 pelajar. Yang sudah divaksin baru sekitar 34 persen.

“Vaksinasi pelajar ini kita fokuskan di Batam dulu, karena zona merah. Hal ini sudah dikoordinasikan dengan Wakil Gubernur Kepri,” jelasnya.

Percepatan vaksinasi ini juga bertujuan menjadikan Batam sebagai role model, karena langsung berbetasan dengan negara tetangga. Sehingga, bisa menunjang pembangunan di sektor pariwisata.

“Ini tujuannya. Dengan percepatan ini, bisa meningkatkan kembali perekonomian terutama di sektor pariwisata. Setelah vaksinasi pelajar selesai, baru kita lanjutkan door to door ke tengah masyarakat. Target kita untuk Kepri ini melakukan vaksinasi sebanyak 3 juta,” tegasnya.

Ketua  Panitia pelaksanaan vaksinasi BINDA Kepri, Kolonel Chb Komara Manurung menuturkan sejauh ini sudah 34 persen pelajar di Kepri yang telah di suntik vaksin dari total 206.863 pelajar di Kepri.

“Dengan adanya gencaran vaksinasi ini diharapkan para pelajar bisa kembali sekolah tatap muka dalam beberapa bulan kedepan,” ujar pria yang sehari-hari menjabat sebagai Kabag Ops BINDA Kepri.

Selain vaksinasi  Komara mengatakan , pihaknya juga telah mendistribusikan 2.500 paket sembako kepada masyarakat terdampak Covid-19 dan pelajar kurang mampu.

“Kami menyediakan 15.000 paket sembako dan telah kami salurkan sebanyak 2.500 paket kepada masyarakat terdampak Covid-19 dan pelajar maupun santri kurang mampu," katanya.

Ia berharap, melalui pembagian sembako  juga turut dapat meringankan beban masyarakat terdampak Covid-19.

“Jadi selain membantu meringankan beban masyarakat dengan menyalurkan bansos, kami juga mengharapkan dengan gencaran vaksinasi para pelajar dalam beberapa bulan kedepan bisa kembali bersekolah tatap muka,” ujarnya.

Sementara Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina, yang menghadiri kegiatan tersebut mengapresiasi vaksinasi untuk pelajar ini.

“Kami mendukung program dari Kabinda Kepri ini yang telah memfasilitasi vaksin untuk pelajar. Target kita agar para pelajar bisa belajar tatap muka dalam beberapa bulan kedepan,” ujar Marlin.

Ia juga mengimbau kepada orangtua agar tidak risau dan menginzinkan amaknya untuk divaksin. Para orangtua harus percaya, program pemerintah tidak akan mengganggu kesehatan masyarakat. Namun, ini untuk memprotek masyarakat.

Setelah Om dan Tante membaca artikel ini bisa mendukungnya dengan cara nyawer melalui tombol di bawah:

Dukung Inidata.id tetap ada 

Related Posts

Posting Komentar

Kiri Ads

NA

Subscribe Our Newsletter