-->

Advertisement

KS

1.3 Ribu Anak Berkebutuhan Khusus Target Vaksinasi BIN Kepri

  

inidata.id - Sekitar 1.340  Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dan disabilitas  sekaligus  pelajar di Sekolah Luar Biasa (SLB) di Provinsi Kepri  akan segara divaksin  oleh  Badan Intelijen Indonesia Daerah (Binda) Kepri. Ini mengingat siswa siswa tersebut harus melakukan Pembelajaran Tatap Muka atau PTM. 

Setelah Om dan Tante membaca artikel ini bisa mendukungnya dengan cara nyawer melalui tombol di bawah:
Dukung Inidata.id tetap ada

Kali ini sebagai tahap awal Binda Kepri melakukan vaksinasi untuk anak berkebutuhan khusus di Batam. Vaksinasi ini digelar di Sekolah Luar Biasa (SLB) Putra Kami,  Batam, sebayak 115 anak berkebutuhan khusus dengan usia 12 hingga 17 tahun.

Kepala Binda (Kabinda) Kepri, Brigjen Pol Riza Celvian Gumay pada Selasa (31/8/2021) mengatakan, kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan untuk menggesa vaksinasi pelajar di Kepri.

“Di Provinsi kepulauan Riau dari jumlah  1.340 orang, hari ini sebagai tahap awal melakukan vaksinasi 115 orang anak berkebutuhan khusus. Kami mengimbau keluarga kita yang memiliki anak berkebutuhan khusus tidak sungkan – sungkanuntuk melaksanakan vaksinasi,” kata Kabinda Reza C Gumay di Sekolah Luar Biasa (SLB) Putra Kami, Anggrek Mas I kota Batam.

Dia bilang, anak berkebutuhan khusus ini termasuk dalam 207.663 pelajar yang ada di Kepri.  Gumay menjelaskan, untuk Kepri sendiri telah dilakukan vaksinasi sebanyak 131.259 orang atau sekitar 63,21 persen.Untuk Binda Kepri telah melakukan vaksinasisebanyak 20452 pelajar.

Setelah Om dan Tante membaca artikel ini bisa mendukungnya dengan cara nyawer melalui tombol di bawah:
Dukung Inidata.id tetap ada

Adapun targetnya adalah seluruh pelajar telah divaksin.Vaksinasi ini sekaligus untuk mengimbau masyarakat yang memiliki anak berkebutuhan khusus untuk maudivaksin. Sebab, anak berkebutuhan khusus juga rentan terpapar Covid-19.

“Konsep kita, setelah vaksinasi di Batam, akan dilanjutkan di Tanjungpinang dan Bintan. Kemudian lanjut ke Karimun. 1340 anakini tersebar di Kepri,” ujar Komara.

Bersyukur

Kepala SLB Putra Kami Batam, Hevrina Lin bersyukur bisa bekerjasama dengan Binda Kepri dalam pelaksanaanvaksinasi ini. Sebab, para muridnya tidak mungkin dibawa ke tempat kerumunan.

“Kami mengucapkan terimakasih yang luar biasakepada Binda Kepri dengan pelaksanaan vaksinasi ini. Murid-murid kami memilikikebutuhan khusu, dan sangat tidak mungkin dibawa ke tempat kerumunan untukvaksinasi,” ucapnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada tenagamedis yang sabar melakukan vaksinasi, serta orang tua yang mau membawa anaknyauntuk divaksin.

“Dengan pelaksanaan vaksinasi ini, merupakansebuah langkah agar bisa kembali belajar secara tatap muka,” ucapnya.

Untuk kegiatan kali ini, tidak hanya dilakukanSLB Putra Kami Batam, namun juga diikuti 5 sekolah lainnya, yakni SLB NegeriBatam, SLB  Rumah Kita, SlB Anak Brilian,SLB Stipak, dan SLB Kartini.

“Semua anak boleh divaksinasi. Namun orangtua harus menjelaskantentang kesehatan anak. Sebab, setiap anak memiliki karakter berbeda, sehinggadiperlukan penanganan yang juga berbeda,” ucapnya.

Komitmen BIN Dukung Pelaksanaan Vaksinasi untuk Seluruh Pelajar Indonesia

Kegiatan vaksinasi yang digelar Binda Kepri merupakan bagian dari komitmen BIN untukmendukung pelaksanaan vaksinasi bagi seluruh pelajar di Indonesia, termasukProvinsi Kepri, yang berusia 12-17 tahun agar terbentuk herd immunity untukmencegah penyebaran Covid-19.

Ia juga menerangkan, dengan pelaksanaan vaksinasiyang diselenggarakan langsung di SLB Putrakami, para guru dan orang tua menjadi tidak khawatir untuk membawa anaknya agar ikut mendapat vaksin.

Binda Kepri juga akan terus melaksanakan vaksinasi dosis I dan lanjutan di sejumlah daerah di wilayah Provinsi Kepri, termasuk daerah pulau-pulau kecil(hinterland), dalam rangka mencapai target 100 persen capaian vaksinasi diProvinsi Kepri.

Dia mengucapkan terima kasih atas bantuan dari BIN yang mau menyambangianak-anak berkebutuhan khusus dan disabilitas agar ikut mendapat vaksinasiCovid-19.

“Kami berterima kasih karena BIN mau memfasilitasi pelaksanaan vaksinasi untuk anak berkebutuhan khusus di SLB Kota Batam karena jujur saja untuk vaksinasianak berkebutuhan khusus ini tidak bisa dilakukan di tempat umum yang biasadiselenggarakan,” ucapnya. 



Related Posts

Posting Komentar

Kiri Ads

NA

Subscribe Our Newsletter