-->

Advertisement

KS

Keberadaan dan Fungsi TBM di Kubu Raya Menanjak

inidata.id - Penguatan keberadaan dan fungsi TBM menjadi salah satu hal penting dalam pelaksanaan pendampingan penguatan TBM di SKB. Pendampingan TBM di SKB Kubu Raya dilakukan selama 7 hari. Dimulai pada 9 Agustus 2021. 

Setelah Om dan Tante membaca artikel ini bisa mendukungnya dengan cara nyawer melalui tombol di bawah:
Dukung Inidata.id tetap ada

Setelah proses pendampingan, kemudian dilakukan workshop penguatan TBM di SKB.  Kegiatan akan diadakan selama 3 Hari. Dimulai pada hari Senin 16 Agustus Hingga hari Rabu, 18 Agustus 2021.

Berbagi Pengalaman

Kegiatan dilangsungkan  di Aula di Jalan Sudirman No 45 Rasau Jaya I, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kuburaya Provinsi Kalimantan Barat.

Berbagai materi, teori,  tips-trik, berbagi pengalaman akan disampaikan dalam rangkaian kegiatan. Tak ketinggalan juga tentunya serta ekplorasi hambatan, tantangan serta upaya yang ingin dilakukan nantinya. 

Kegiatan menghadirkan narasumber dari Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan Riset Dan Teknologi (Kemendikbudristek), pustakawan, Pengurus Pusat Forum TBM, serta pegiat literasi. 

Pelaksanaan pendampingan penguatan TBM di SKB merupakan salah satu program yang diselenggarakan oleh Direktorat Pendidikan Masyarakat Dan Pendidikan Khusus (PMPK)  Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan Riset Dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia (RI).

Membangkitkan kesadaran seluruh pengelola SKB beserta perangkat SDM yang tersedia akan pentingnya literasi untuk pemberdayaan masyarakat, menjadi salah satu tujuan pelaksanaan kegiatan. Serta membentuk kepengurusan TBM di SKB, pendampingan pengelolaan administrasi bahan bacaan  dan sarana prasarana. 

Tidak ketinggalan pendampingan penyelenggaraan layanan membaca dan peminjaman buku. Serta mengembangkan berbagai macam kegiatan  literasi dan  meningkatkan hubungan kerjasama antara TBM di SKB dengan berbagai pihak. 

Keberadaan TBM di SKB diharapkan menjadi salah satu ujung tombak penting dalam penguatan literasi di masyarakat. Letaknya yang sangat strategis ditambah ada dua fasilitas ruang dan sejumlah koleksi menjadi modal utama. 

Tinggal bagaimana memaksimalkan dan membuat innovasi kegiatan yang dapat melibatkan banyak pihak. Sehingga keberadaannya benar-benar berfungsi sebagai pusat pembelajaran masyarakat. 

Urgensi pentingnya  kegiatan workshop ini diharapkan terbentuknya Tim Pengelola TBM di SKB. Terbentuknya Komunitas Literasi di Tingkat Kab/Kota yang dimotori oleh SDM SKB. 

Adanya payung Hukum/Kebijakan Pemda tentang literasi, Penguatan Strategi pengelolaan  layanan TBM dan Literasi Masyarakat berdasarkan pengalaman pegiat. 

Tersusunnya RKTL atau Rencana Aksi Pengembangan Literasi Masyarakat Tingkat kab/Kota, secara terpadu (dari, oleh, dan untuk bersama). Terbangunnya  jejaring kerja sama antar pengelola TBM di SKB yang saling memberdayakan. (r2/*)

Setelah Om dan Tante membaca artikel ini bisa mendukungnya dengan cara nyawer melalui tombol di bawah:
Dukung Inidata.id tetap ada



Related Posts

Posting Komentar

Kiri Ads

NA

Subscribe Our Newsletter