-->

KS

BBM Satu Harga Kembali Diresmikan Pertamina dan BPH Migas, 7 Titik Ada di Kalbar

inidata.id -  Program BBM Satu Harga dengan mendirikan SPBU 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) yang dimulai pada tahun 2017 lalu, kini telah terbangun sebanyak 297 titik yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, di mana 287 titik dikelola oleh Pertamina. 

Setelah Om dan Tante membaca artikel ini bisa mendukungnya dengan cara nyawer melalui tombol di bawah:
Dukung Inidata.id tetap ada

Terbaru, PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan meresmikan tujuh SPBU BBM Satu Harga 3T di Provinsi Kalimantan Barat, yakni 2 titik di Kabupaten Melawi, 1 titik di Kabupaten Sintang, 1 titik Kabupaten Bengkayang, 2 titik di Kabupaten Ketapang, dan 1 titik di Kabupaten Landak.

Peresmian SPBU 3T di Kalbar dilakukan di 3 Kabupaten yaitu Kabupaten Ketapang, Kabupaten Bengkayang, dan Kabupaten Landak yang dihadiri oleh para Komite BPH Migas serta manajemen PT Pertamina Patra Niaga Regiona Kalimantan. 

Peresmian di Kalbar secara terpusat dilakukan oleh SPBU 66.79304 Kecamatan Kuala Behe, Kabupaten Landak yang dihadiri oleh Komite BPH Migas, Wahyudi Anas, Executive General Manager Pertamina Regional Kalimantan, Freddy Anwar, dan Bupati Kabupaten Landak, dr. Karolin Margareth Natasya.

Komite BPH Migas, Wahyudi Anas mengatakan bahwa sesuai amanat dalam Perundang-undangan, BPH Migas mempunyai tugas untuk melakukan pengaturan dan pengawasan terhadap pelaksanaan penyediaan dan pendistribusian Bahan Bakar Minyak dan pengangkutan Gas Bumi di seluruh wilayah Indonesia. 

BPH Migas juga memiliki tanggung jawab untuk memastikan dan menjamin penyaluran energi terutama ketersediaan BBM yang terjangkau di seluruh pelosok negeri.

“Roadmap hingga tahun 2024 adalah terealisasinya 583 lembaga penyalur BBM Satu Harga. Bulan Juni lalu, serentak 27 titik BBM Satu Harga diresmikan di Pontianak, pada hari ini kita resmikan kembali 17 titik lembaga penyalur, sehingga total sudah 44 titik BBM Satu Harga terbangun dari target 76 penyalur di tahun 2021. Kami harap Pertamina untuk dapat mengakselerasi pembangunan lembaga penyalur BBM Satu Harga sehingga target kita bersama dapat tercapai,” kata Wahyudi dalam pesan digitalnya. 

Membangun Indonesia dari Pinggiran

Bupati Kabupaten Landak Karolin Margareth Natasya mengungkapkan program BBM 1 Harga yang dimulai pada Tahun 2017 yang lalu adalah salah satu butir Nawa Cita dari Pemerintahan Presiden Joko Widodo yakni Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka Negara kesatuan.

“Kami apresiasi Pertamina yang secara bertahap dan konsisten melaksanakan Program BBM Satu Harga serta kepada BPH Migas yang terus mengawal program ini, 17 titik BBM Satu Harga terbaru ini tentu bisa menjadi pendorong agar kerjasama Pertamina dengan ESDM dan BPH Migas bisa ditingkatkan lagi sehingga masyarakat di pelosok bisa mendapatkan BBM dengan harga yang wajar,” kata Bupati Karolin. 

Peningkatan Ekonomi dan Pemerataan  Energi Berkeadilan

Executive General Managar Pertamina Regional Kalimantan, Freddy Anwar menyampaikan  bahwa Pertamina sebagai perusahaan milik negara selalu berperan aktif mendukung program-program Pemerintah terutama terkait peningkatan perekonomian dan pemerataan akses energi berkeadilan di seluruh wilayah Indonesia, salah satunya tercermin dalam pembangunan lembaga penyalur BBM Satu Harga diwilayah 3T yang telah dijalankan sejak tahun 2017.

“Pada hari ini, Pertamina Regional Kalimantan telah meresmikan total 16 dari target 23 SPBU BBM Satu Harga di tahun 2021. Sehingga sejak tahun 2017, total telah resmi beroperasi 65 titik BBM Satu Harga yang berlokasi di Pulau Kalimantan. Dengan adanya penambahan lembaga penyalur, diharapkan Pertamina dapat berperan langsung dalam meningkatkan pelayanan penyediaan energi yang berkeadilan serta dapat menggerakkan roda perekonomian masyarakat di daerah 3T,” kata Freddy. 


 Peresmian di Kabupaten Landak ini merupakan bagian dari Peresmian Serentak 17 Lembaga Penyalur BBM 1 Harga oleh Menteri ESDM, Arifin Tasrif di Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat. 

17 Titik BBM Satu Harga yang diresmikan antara lain berada di Aceh, Riau, Sumatera Selatan, Nusa Tenggara Barat, dua di Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, tujuh di Kalimantan Barat, Papua Barat, dan dua di Papua.

Pertamina berkomitmen untuk terus berkontribusi menggerakkan roda perekonomian bangsa, melalui implementasi mandat dari Pemerintah terkait Program BBM 1 Harga untuk wilayah 3T.

“Kami berharap dengan penyediaan energi berkeadilan ke seluruh wilayah ini, dapat mendukung pemerintah untuk membantu menggerakan roda perekonomian bagi masyarakat,” kata Freddy.


 

Related Posts

Posting Komentar

Kiri Ads

NA

Advertisement

Subscribe Our Newsletter