• Minggu, 29 Mei 2022

Soal LPG 3 Kilogram, Hiswana Kalbar: Hanya untuk Orang Miskin

- Jumat, 18 Maret 2022 | 17:28 WIB
Karena LPG bersubsidi 3 kilogram hanya diperuntukan bagi masyarkat kurang mampu
Karena LPG bersubsidi 3 kilogram hanya diperuntukan bagi masyarkat kurang mampu

Inidata.id - Kenaikan harga minyak mentah dunia mengalami lonjakan tajam tercatat pada Kamis (3/3/2022) telah menembus USD 110 per barel, menyusul konflik Rusia-Ukraina yang semakin memanas. Harga minyak mentah dunia ini adalah yang tertinggi sejak tahun 2014 yang rata-rata mencapai USD 93,17 per barel.

Menanggapi hal tersebut, Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Kalimantan Barat (Kalbar) memiliki kekhawatiran akan kenaikan harga gas LPG non subsidi 5,5 kilogram dan 12 kilogram akan membuat konsumen beralih menggunakan LPG subsidi 3 kilogram.

"Untuk harga gas LPG Subsidi 3 klogram belum mengalami kenaikan dengan harga normal yaitu Rp 16- 18 ribu per tabung," kata Korwil Hiswana Migas Rayon 5 Kalimantan Barat, Wendi Jayanto, dalam siaran pers rilisnya Selasa, 8 Maret 2022 yang diterima Inidata.id.

Dia mengamini perbedaan harga yang cukup besar dengan produk Bright Gas 5,5 kilogram yang berada pada kisaran harga Rp94.000 per tabung dan ukuran 12 kilogram yang naik menjadi Rp 197.000 per tabung.

“Melihat disparitas harga yang sangat jauh, ditambah dengan situasi pandemi dan situasi ekonomi dunia yang tidak stabil, bisa menjadi penyebab adanya migrasi konsumen dari pengguna nonsubsidi ke elpiji subsidi," kata Wendi.

Dia mengajak masyarakat mampu mengkonsumsi bahan bakar non subsidi. "Pertamina terus berupaya menjaga saluran distribusi dan penyediaan LPG demi energi kebahagiaan keluarga Indonesia terus menyala. Maka gunakanlah LPG sesuai dengan kemampuan, jangan gunakan LPG subsidi karna diperuntukan bagi masyarakat kurang mampu atau miskin. Jangan kita rampas hak mereka yang tidak mampu," kata dia.

Area Manager Communication & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Susanto August Satria menyebut, Pertamina terus mencermati kenaikan harga minyak mentah dunia. Tidak hanya itu, dia bilang Pertamina berkomitmen dalam menjaga pasokan serta distribusi energi hingga ke tangan masyarakat meskipun tantangan harga minyak mentah dunia yang terus melambung.

Demi menjaga pemanfaatan LPG sesuai kebutuhan, dia berharap dukungan dan sinergitas dari semua pihak dalam pengawasan produk LPG subsidi agar dapat dimanfaatkan bagi yang benar membutuhkan.

“Karena LPG bersubsidi 3 kilogram hanya diperuntukan bagi masyarkat kurang mampu atau miskin. Kami harap masyarakat yang lebih mampu dapat menggunakan produk LPG Bright Gas 5,5 kilogram ataupu produk LPG 12 kilogram," kata Area Manager Communication & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Susanto August Satria. ***

Halaman:

Editor: Maryadi

Tags

Terkini

X