• Minggu, 29 Mei 2022

Soal Stok Solar Subsidi, Pertamina Patra Niaga: Tidak Perlu Panic Buying

- Selasa, 22 Maret 2022 | 15:25 WIB
Pertamina Patra Niaga  terus memastikan stok dan menjamin terjaganya proses distribusi penyaluran solar subsidi di lapangan maksimal
Pertamina Patra Niaga terus memastikan stok dan menjamin terjaganya proses distribusi penyaluran solar subsidi di lapangan maksimal

Inidata.id - Sebagai badan usaha yang diamanahkan untuk menyalurkan kebutuhan bahan bakar masyarakat, Pertamina Patra Niaga, Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) memastikan stok dan penyaluran bahan bakar berjalan dengan maksimal, salah satunya adalah penyaluran solar subsidi.

Pjs Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting dalam keterangan resminya yang diterima Inidata.id di Kota Pontianak, Kalimantan Barat pada Selasa (22/3/2022) menyebut, pertumbuhan ekonomi nasional saat ini yang realisasinya di atas 5 persen pasti akan berpengaruh terhadap peningkatan kebutuhan energi, salah satunya solar subsidi.

Menyikapi hal ini, dia bilang Pertamina Patra Niaga akan terus memastikan stok dan menjamin terjaganya proses distribusi di lapangan dengan maksimal.

Baca Juga: Begini Saran Pertamina untuk Nelayan Kalbar Soal Kebutuhan Solar

“Stok solar subsidi secara nasional di level 20 hari dan setiap hari stok ini sekaligus proses penyaluran ke SPBU terus dimonitor secara berkala," kata Irto Ginting.

Dia mengingatkan, perlu diketahui secara nasional per Februari penyaluran solar subsidi telah melebihi kuota sekitar 10 persen.

Irto Ginting menjelaskan, Pertamina Patra Niaga akan terus memonitor seluruh proses distribusi mulai dari Terminal BBM hingga konsumen untuk memastikan SPBU selalu tersedia bahan bakar bagi masyarakat.

Khusus solar subsidi, Pertamina Patra Niaga akan fokus pelayanan di jalur logistik serta jalur-jalur yang memang penggunannya adalah yang berhak menikmatinya.

“Masyarakat tidak perlu khawatir dan tidak perlu panic buying. Pembelian bahan bakar kami imbau untuk tetap sesuai dengan kebutuhan dan untuk tetap hemat dalam penggunaannya mengingat saat ini harga minyak sangatlah mahal,” katanya.

Halaman:

Editor: Fatul Birri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X