• Selasa, 16 Agustus 2022

Catat, Belanja Material dan Konstruksi PLN Capai Rp 49 Triliun Per Tahun

- Kamis, 14 Juli 2022 | 10:02 WIB
Ilustrasi Listrik PLN. (Solution 105)
Ilustrasi Listrik PLN. (Solution 105)

Inidata.id - PT PLN (Persero) menjalin kolaborasi dengan segenap Produsen Industri Kelistrikan Nasional untuk bisa meningkatkan kapasitas nasional demi meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Peningkatan TKDN ini bisa mendorong pertumbuhan ekonomi.

PLN menggelar acara diskusi dengan industri dalam negeri yang digelar di Auditorium Kantor Pusat PLN untuk merumusan langkah strategis dalam peningkatan TKDN sektor ketenagalistrikan.

Acara PLN tersebut turut dihadiri oleh Staf Ahli Bidang Keuangan dan UMKM Kementerian BUMN Loto Srinita Ginting.

Baca Juga: Soal Penyaluran Subsidi Listrik Tepat Sasaran, PLN: Energi Merata Bagi Seluruh Rakyat

Loto Srinita mengapresiasi langkah PLN mendorong peningkatan kapasitas produksi industri dalam negeri melalui pelibatan pelaku usaha dalam proyek PLN. Harapannya sinergi yang makin erat ini akan mampu meningkatkan kapasitas produksi industri dan juga peningkatan penggunaan produk dalam negeri. Hal ini sejalan dengan program Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (GNBI) yang telah diluncurkan pemerintah demi menaikkan penggunaan produk dalam negeri.

“Pada dasarnya BUMN, khususnya PLN, kami lihat telah menjalin beberapa kemitraan dengan UMKM atau produsen lokal dalam mendukung rantai pasok PLN. Hal ini selaras dengan aksi afirmasi penggunaan produk dalam negeri, dan kemitraannya akan lebih sustain,” kata Loto Srinita.

Pengembangan Infrastruktur

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan PLN bahwa agenda ini menjadi bagian dari proses pengembangan infrastruktur kelistrikan yang lebih tangguh. Hal ini tidak terlepas dari target pemerintah mencapai carbon neutral 2060.

Dalam proses itu PLN memiliki sejumlah program peningkatan pembangunan pembangkit EBT yang tertuang dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2021 – 2030. Targetnya pada 2030 ada penambahan kapasitas EBT sebesar 223 GW.  

Halaman:

Editor: Fatul Birri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

How to Grow Pontianak City's Economy Sustainably

Minggu, 31 Juli 2022 | 22:11 WIB
X