• Selasa, 16 Agustus 2022

Badai Bisa Melanda Facebook, Kok Bisa? Cek Fakta Selengkapnya di Sini

- Sabtu, 23 Juli 2022 | 21:58 WIB
Tampilan FacebookFitur Baru. (Pixabay/Firmbee)
Tampilan FacebookFitur Baru. (Pixabay/Firmbee)

Inidata.id - Ada banyak tanda bahwa kuartal terakhir merupakan hari yang buruk bagi bisnis Meta, termasuk jejaring sosial Facebook dan Instagram.

Menurut Slate, laporan keuangan kuartal kedua 2022 yang akan datang kemungkinan akan menjadi pertama kalinya Meta mengalami penurunan pendapatan kuartalan. Hal ini menunjukkan bahwa model bisnis kelompok teknologi mulai melemah setelah serangkaian pertumbuhan eksplosif.

Sebelum itu, dilansir dari Zingnews pendapatan Meta, perusahaan induk dari Facebook, Instagram, dan WhatsApp terus tumbuh lebih dari 20 persen setiap kuartal meskipun ada desas-desus seputar merek tersebut.

Baca Juga: Note, DGT Officially Uses NIK as NPWP

Badai Hantam Meta

Pada tahun 2021, serangkaian faktor ekonomi dan pesaing telah memperlambat pertumbuhan laba grup, bahkan baru-baru ini mengalami kerugian besar. Sejak awal tahun, saham grup tersebut anjlok 45 persen. Fakta ini mengakhiri kesuksesan Meta.

"Meta menghadapi badai besar," kata Mark Mahaney, direktur senior penelitian Internet di Evercore ISI.

Menurut dia, badai ini datang dari berbagai faktor, termasuk peningkatan pesat dalam tingkat inflasi, memperlambat pertumbuhan pasar periklanan, dan kebijakan apresiasi dolar, yang membatasi pendapatan global.

Selain itu, raksasa teknologi ini juga menghadapi persaingan ketat dari platform berbagi video TikTok yang sedang berkembang. Meski Meta menegaskan akan fokus mengembangkan Reels di Instagram untuk bersaing, fitur ini masih baru, sulit untuk mendapatkan keuntungan.

Halaman:

Editor: Fatul Birri

Sumber: Zingnews

Tags

Artikel Terkait

Terkini

How to Grow Pontianak City's Economy Sustainably

Minggu, 31 Juli 2022 | 22:11 WIB
X