• Kamis, 8 Desember 2022

Jejaring Sosial Facebook: Hanya Gara-Gara Inilah Karyawan Facebook Dipecat

- Rabu, 24 Agustus 2022 | 22:24 WIB
Ilustrasi Facebook (Pixabay)
Ilustrasi Facebook (Pixabay)

Inidata.id - Sekitar 60 karyawan Facebook yang bekerja melalui perusahaan pemasok tenaga kerja Accenture di Austin, Texas (Amerika Serikat) menerima pemberitahuan pengunduran diri mulai 2 September melalui panggilan video awal pekan ini.

Selama pertemuan, perwakilan Accenture mengatakan bahwa daftar orang yang kehilangan pekerjaan dipilih secara acak oleh "algoritma".

Accenture menandatangani perjanjian $500 juta pertahun dengan Facebook untuk menyediakan staf bagi departemen bisnis dan moderasi konten. Menurut Business Insider, dilansir dari Zingnews karyawan yang kehilangan pekerjaan mengatakan bahwa mereka tidak ditawari pekerjaan baru di bisnis atau departemen lain. Perwakilan Accenture mengatakan mereka yang kehilangan pekerjaan dapat melamar pekerjaan lagi, tetapi mereka harus melalui wawancara dan tidak menjamin prioritas.

Baca Juga: Jejaring Sosial Facebook: Ini Penyebab Facebook Alami Kesalahan Aneh Secara Global

Perusahaan mengatakan bahwa departemen sumber daya manusia akan mencoba mengatur proyek untuk karyawan terampil jika mereka melamar kembali. Mereka yang tidak direkrut atau tidak melamar tetap akan menerima gaji hingga akhir 3 Oktober.

"Saya ingin pekerjaan baru, tetapi tidak dengan paksaan," komentar seorang karyawan saat rapat online. Perusahaan HR Accenture dikatakan telah mengadakan pertemuan tanpa pemberitahuan sebelumnya tentang konten. Seorang karyawan mengatakan bahwa dalam pertemuan online, perwakilan perusahaan tidak memperkenalkan, membuat karyawan tidak tahu siapa yang berbicara dengan mereka.

"Saya kira itu adalah karyawan di departemen sumber daya manusia, tapi saya tidak yakin," kata seorang karyawan Facebook melalui Accenture.

Kesalahpahaman Soal Kata

Seorang perwakilan untuk Meta, perusahaan induk Facebook, menolak berkomentar. Juru bicara Accenture Richard Keil mengutip klaim bahwa ada kesalahpahaman tentang kata "api", para delegasi pada pertemuan itu semuanya memperkenalkan diri. Orang ini juga menyangkal bahwa dia menggunakan algoritma untuk secara acak memilih orang yang akan dipecat.

Halaman:

Editor: Fatul Birri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X