• Sabtu, 28 Mei 2022

Penurunan Angka Stunting di Kabupaten Landak: Melalui 10 Program Pokok Pemberdayaan PKK

- Rabu, 13 April 2022 | 23:36 WIB
 Bupati Landak Karolin Margret Natasa menyebut, berdasarkan Permendes PDTT Nomor 07 Tahun 2021 tentang prioritas penggunaan dana desa tahun 2022 meliputi kesehatan ibu dan anak, konseling gizi, air bersih dan sanitasi, perlindungan sosial, pendidikan. (Inidata.id)
Bupati Landak Karolin Margret Natasa menyebut, berdasarkan Permendes PDTT Nomor 07 Tahun 2021 tentang prioritas penggunaan dana desa tahun 2022 meliputi kesehatan ibu dan anak, konseling gizi, air bersih dan sanitasi, perlindungan sosial, pendidikan. (Inidata.id)

Inidata.id - Ini adalah Desa Angkanyar yang disasar Bupati Landak Karolin Margret Natasa bersama tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Landak yang terus dipandu sebagai upaya peningkatan kualitas masyarakat, khususnya disektor kesehatan.

Kegiatan pemberdayaan ini dipusatkan di Balai Kemasyarakatan Desa Angkanyar, Kecamatan Kuala Behe, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat.

Bupati Landak Karolin Margret Natasa menyebut, berdasarkan Permendes PDTT Nomor 07 Tahun 2021 tentang prioritas penggunaan dana desa tahun 2022 meliputi kesehatan ibu dan anak, konseling gizi, air bersih dan sanitasi, perlindungan sosial, pendidikan melalui Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), pengasuhan anak di keluarga, serta pendayagunaan lahan pekarangan.

Baca Juga: Informasi Terbaru Operasional Penyeberangan Kapal Ferry Pontianak Senin, 18 April 2022

"Ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia di Indonesia termasuk di Kabupaten Landak. Yang di mana anak-anak di Kabupaten Landak tumbuh kembang mereka bisa sesuai dengan pertumbuhannya," ujar Bupati Landak Karolin Margret Natasa.

Intinya, dia bilag kehadirannya di sana untuk mengingatkan untuk memberikan perhatian lebih pada anak-anak agar tumbuh kembangnya menjadi baik pada masa yang akan datang.

Bupati Landak Karolin Margret Natasa menjelaskan, apabila desa bisa memberikan program kepada ibu hamil seperti penmeriksaan gratis kepada ibu hamil, hal ini bisa memberikan manfaat yang besar kepada mereka serta dapat mengurangi risiko kematian ibu saat melahirkan.

Ada baiknya desa membuat program untuk ibu hamil bekerjasama dengan pihak puksesmas seperti pemeriksaan darah bagi ibu, apakah mereka anemia atau tidak.

"Tolong untuk pemeriksaan kepada ibu hamil ditingkatkan supaya mencegah risiko kemungkinan terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan," kata dia.

Halaman:

Editor: Fatul Birri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tiga Penyebab Perubahan Rasa, Apa Saja?

Selasa, 24 Mei 2022 | 14:12 WIB

Ratusan Warkop di Pontianak Serap Tenaga Kerja

Jumat, 25 Maret 2022 | 17:34 WIB
X