• Sabtu, 28 Mei 2022

Tikus Tua 'Diremajakan'? Berikut Penjelasan Penelitian Kekinian Ini

- Kamis, 12 Mei 2022 | 06:00 WIB
Foto ilustrasi Tikus. (Foto: Pixabay)
Foto ilustrasi Tikus. (Foto: Pixabay)

Inidata.id - Untuk itu, sebuah penelitian baru ini menunjukkan bahwa jenis masalah memori yang umum di usia tua dapat di balik, dan yang dibutuhkan hanyalah cairan serebrospinal yang diambil dari masa muda. Pada tikus, setidaknya.

Jika ini terdengar sedikit familiar, Anda mungkin memikirkan serangkaian penelitian serupa yang dilakukan pada pertengahan 2010-an, yang menemukan tikus yang lebih tua umumnya dapat 'diremajakan' dengan darah hewan yang lebih muda – baik dari manusia maupun dari tikus . . FDA bahkan harus memperingatkan orang untuk berhenti melakukannya.

Studi penelitian baru ini malah memeriksa hubungan antara memori dan cairan cairan serebrospinal (CSF), dan hasilnya menunjukkan harapan yang cukup besar, bahkan menyediakan mekanisme untuk cara kerjanya, dan menyoroti faktor pertumbuhan potensial yang dapat meniru hasilnya.

Baca Juga: Tata Cara Gunakan Layanan Kelistrikan Pontianak Kalimantan Barat Lewat Aplikasi Ini

"Kami tahu, komposisi CSF berubah seiring bertambahnya usia, dan pada kenyataannya, perubahan ini digunakan secara rutin di klinik untuk menilai kesehatan otak dan biomarker penyakit," kata ahli saraf Universitas Stanford Tal Iram dalam penelitian itu.

"Namun, kami tidak tahu betul bagaimana perubahan ini mempengaruhi fungsi sel-sel di otak yang menua," ucapnya melanjutkan perihal dalam penelitian.

Ingatan Lebih Baik

Untuk menyelidiki, para penelitian yang dipimpin oleh Iram, mengambil tikus yang lebih tua (berusia antara 18-22 bulan) dan memberi mereka kejutan ringan di kaki, pada saat yang sama ketika nada dan lampu berkedip diaktifkan. Tikus kemudian dibagi menjadi beberapa kelompok, dan diberi CSF tikus muda (dari hewan berusia 10 minggu) atau CSF buatan.

Dalam eksperimen penelitian seperti ini, jika tikus 'membeku' saat melihat nada dan cahaya, itu berarti mereka sedang mengingat kejutan kaki, dan bersiap untuk hal itu terjadi lagi.

Halaman:

Editor: Fatul Birri

Sumber: Science Alert

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tiga Penyebab Perubahan Rasa, Apa Saja?

Selasa, 24 Mei 2022 | 14:12 WIB

Ratusan Warkop di Pontianak Serap Tenaga Kerja

Jumat, 25 Maret 2022 | 17:34 WIB
X