• Kamis, 7 Juli 2022

Tiga Penyebab Perubahan Rasa, Apa Saja?

- Selasa, 24 Mei 2022 | 14:12 WIB
Ilustrasi - Pernahkah Anda merasakan adanya perubahan rasa?. (Shutterstock)
Ilustrasi - Pernahkah Anda merasakan adanya perubahan rasa?. (Shutterstock)

Inidata.id - Kehilangan atau perubahan rasa (dysgeusia) adalah gejala umum dari Covid-19. Ini juga merupakan efek samping dari beberapa penyakit dan obat-obatan, termasuk Paxlovid, obat antivirus baru untuk mengobati infeksi Covid-19.

Meskipun mempengaruhi kurang dari 6 persen orang yang diberi Paxlovid, beberapa melaporkan perubahan rasa "mengerikan" yang muncul segera setelah mereka mulai menggunakan obat tersebut.

Dysgeusia atau perubahan rasa digambarkan sebagai rasa pahit, logam, atau asam di mulut. Tapi apa sebenarnya itu, dan apa yang terjadi di dalam tubuh ketika itu terjadi?

Baca Juga: Alasan Presiden Jokowi Putuskan Bebas Masker di Luar Ruangan, Ini Pernyataan Lengkapnya

Apa yang Terjadi di Otak Saat Kita Mengecap?

Sebagaimana dikutip dari Sciencealert, selain kesenangan yang kita dapatkan dari makan makanan yang rasanya enak, indera perasa kita juga melayani tujuan lain. Rasa membantu kita memutuskan apa yang harus dimakan, memastikan kita mendapatkan nutrisi dan energi yang cukup. Ini juga membantu kita memetabolisme makanan yang kita makan.

Indera perasa kita juga dapat menjaga kita dari mengkonsumsi hal-hal yang berbahaya bagi kesehatan kita, seperti racun atau makanan yang sudah busuk.

Ada sekitar 10.000 kuncup pengecap di mulut manusia, dengan setiap kuncup pengecap memiliki hingga 150 reseptor rasa. Reseptor rasa ini pada indera pengecap kita membantu mendeteksi apakah makanan itu asin, manis, pahit, asam, atau umami .

Kuncup pengecap mengirimkan informasi ke otak tentang apa yang kita makan melalui beberapa jalur saraf .

Halaman:

Editor: Fatul Birri

Sumber: Science Alert

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Vulva Gatal? 10 Inilah Penyabanya

Senin, 4 Juli 2022 | 23:58 WIB

7 Alasan Mengapa Telinga Anda Gatal

Senin, 4 Juli 2022 | 23:52 WIB
X