• Kamis, 8 Desember 2022

2 Kesalahan Ini Banyak Orang Berhutang, Karena Faktor Apa Ya Moms?

- Sabtu, 6 Agustus 2022 | 17:42 WIB
2 Kesalahan Ini Banyak Orang Berhutang, Karena Faktor Apa YA Moms? (SimInvestival)
2 Kesalahan Ini Banyak Orang Berhutang, Karena Faktor Apa YA Moms? (SimInvestival)

Inidata.id - Keuangan menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi faktor pemicu rasa cemas dan khawatir karena berhutang.

Di balik keuangan yang sehat, terdapat mental yang kuat adalah idiom yang menggambarkan hubungan sebab dan akibat antara kondisi finansial dan psikologi manusia terkait berhutang keliling pinggang.

Keterhubungan antara pengelolaan keuangan dan kesehatan ini membuat SimInvest sebagai brand aplikasi investasi saham online dari Sinarmas Sekuritas berkolaborasi dengan Satu Persen, sebagai salah satu Startup Pendidikan Pengembangan Diri dan Mental di Indonesia.

Baca Juga: Pemilu Serentak 2024: LP3MI Harap Bawaslu RI Tingkatkan Integritas dan Profesional, Ini Alasannya

Ike Widiawati, Deputy Head of Research Sinarmas Sekuritas mengingatkan, kesalahan banyak orang berhutang memenuhi gaya hidup.

Pertama, padahal berhutang yang sehat adalah berhutang produktif, salah satunya seperti KPR karena hutang jangka panjang dengan bunga fix atau floating dalam tahap rendah serta memiliki aset kepemilikan.

Kedua, kesulitan membedakan gengsi dan kebutuhan menyebabkan kesulitan dalam pengaturan keuangan yang pada akhirnya menimbulkan buruknya kesehatan mental. Salah satunya adalah berhutang.

Perilaku Ekonomi

Psikolog Satu Persen, Diah Nurayu mengutarakan kondisi psikologis juga turut mempengaruhi produktivitas hingga perilaku ekonomi seseorang harus rela berhutang.

“Saat awal pandemi, kita melihat banyak perilaku panic buying karena sangat khawatir terhadap hal-hal yang terjadi di masa depan. Kalau kesehatan mental kita baik, kita bisa meregulasi emosi dengan bagus, maka kita akan mencapai produktivitas yang prima,” kata Diah Rahayu dalam webinar bertajuk “Start Investing, Create Positive Living” yang berlangsung dihadiri puluhan anak muda profil generasi millennial dan generasi Z sebagai investor pemula di pasar saham. Mereka menunjukkan semangat dan antusiasme dalam webinar dengan langsung bertanya kepada psikolog Satu Persen serta para ahli dan analis Sinarmas Sekuritas.

Halaman:

Editor: Maryadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X