• Minggu, 29 Mei 2022

Antisipasi Pencurian Tiang Pembatas Trotoar Pontianak: Dibeton Hingga Penambahan CCTV

- Jumat, 8 April 2022 | 21:32 WIB
 Mengantisipasi hilangnya tiang pembatas trotoar (bollard) seperti kasus beberapa waktu lalu, Pemerintah Kota Pontianak, Kalimantan Barat sudah meminta kepada pihak pelaksana untuk menanam bollard di dalam beton, begitu juga dengan manhole. Selain itu, akan ada penambahan CCTV. (Foto: Inidata.id/Fatul Birri)
Mengantisipasi hilangnya tiang pembatas trotoar (bollard) seperti kasus beberapa waktu lalu, Pemerintah Kota Pontianak, Kalimantan Barat sudah meminta kepada pihak pelaksana untuk menanam bollard di dalam beton, begitu juga dengan manhole. Selain itu, akan ada penambahan CCTV. (Foto: Inidata.id/Fatul Birri)

Inidata.id - Pembangunan trotoar segmen Jalan Letjen Sutoyo sampai Parit Tokaya, Kota Pontianak, Kalimantan Barat terus dilakukan.

Pembangunan trotoar ini merupakan bagian dari penataan trotoar kota sekaligus melanjutkan pembangunan trotoar sebelumnya di sepanjang Jalan Ahmad Yani, dan nantinya akan berlanjut ke Jalan MT Haryono dan Jalan M Sohor.

“Lebarnya nanti sama dengan yang di segmen Museum Kalimantan Barat, yaitu sembilan meter. Nanti untuk pohon-pohon kita pilih, mana yang dipertahankan dan juga mungkin ada yang dipangkas,” kata Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono pada Jumat (8/4/2022).

Baca Juga: Kampong Ramadhan Kreatif Pontianak: Ciptakan Pusat Kuliner Tiap Kecamatan

Untuk segmen Untan sampai Polda juga sedang berjalan penataannya, begitu juga di segmen Kantor Gubernur sampai pintu gerbang perbatasan antar daerah.

“Beberapa titik trotoar akan kita tanami pohon-pohon lagi, agar warga bisa menikmati suasana asri. Contohnya yang bagus itu di depan Auditorium Untan, di sana pohonnya rimbun, siang-siang pun tetap teduh,” katanya.

Pembangunan trotoar ini ditargetkan rampung sebelum akhir tahun 2022 nanti. Dia juga menambahkan, trotoar ini sengaja dikonsep dengan gaya humanis agar memanjakan masyarakat, khususnya untuk olahraga joging serta bagi pedestrian. Untuk total panjangnya sampai tiga kilometer.

Baca Juga: Awal Puasa Ramadhan 2022 di Pontianak Shalat Tarawih, Wali Kota Edi: Obati Kerinduan

Mengantisipasi hilangnya tiang pembatas trotoar (bollard) seperti kasus beberapa waktu lalu, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono sudah meminta kepada pihak pelaksana untuk menanam bollard di dalam beton, begitu juga dengan manhole. Selain itu, dia menyebut akan ada penambahan CCTV di beberapa lokasi.

Halaman:

Editor: Fatul Birri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X