Kurikulum Mulok Gambut dan Mangrove Kubu Raya: Harus Bermakna

- Kamis, 1 Desember 2022 | 14:10 WIB
Kurikulum Mulok Gambut dan Mangrove Kubu Raya: Harus Bermakna (Inidata.id)
Kurikulum Mulok Gambut dan Mangrove Kubu Raya: Harus Bermakna (Inidata.id)

Inidata.id - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kubu Raya M Ayub mengatakan manfaat keberadaan gambut dan mangrove ini harus dinikmati oleh seluruh masyarakat Kubu Raya.

“Beranjak dari sanalah kita berusaha menyambut baik gagasan itu guna mendukung pemahaman mengenai lingkungan gambut dan mangrove. Ini harus diawali dari generasi muda sebagai penerus bangsa, melalui pembelajaran dan pemahaman edukasi dijenjang SD dan SMP,” kata M Ayub di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Baca Juga: Kurikulum Mulok Gambut dan Mangrove Kubu Raya: Ditanamkan Sejak Dini Melalui Edukasi Formal

Penguatan Manusia

Kepala Bidang Pengendalian Kerusakan Ekosistem Gambut Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Huda Ahsani menyebut penguatan sumber daya manusia merupakan kegiatan utama dari isu gambut dan mangrove.

“Pengembangan kurikulum mulok gambut dan mangrove ini penting untuk menyokong ketahanan pangan, konservasi keanekaragaman hayati, dan tata pengembangan pertanian dan kehutanan. Tata kelola melalui pengetahuan harus dilakukan kepada anak-anak sehingga mereka perlu memahami perubahan iklim yang terjadi di dunia,” ujar Huda Ahsani.

Huda Ahsani berkata, karakteristik gambut ini perlu diketahui sejak dini agar mereka mampu melakukan tindakan perubahan (corrective action) yang berbasis ilmu pengetahuan yang ada.

Satu Tujuan

Kepala Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Zulfikri menjelaskan bahwa arti kata ‘kurikulum’ adalah jalan untuk menuju satu tujuan.

Halaman:

Editor: Fatul Birri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X