• Sabtu, 28 Mei 2022

Diganjar Penghargaan Dewan Da'wah Award, Bupati Satono: Mencetak Da'i Muda di Sambas

- Sabtu, 26 Februari 2022 | 10:21 WIB
penghargaan dewan dakwah
penghargaan dewan dakwah

inidata.id - Nama lengkap Satono. Pria kelahiran 24 April 1980 ini  adalah Bupati Sambas, Kalimantan Barat. Saat ini, Satono masuk dalam daftar tujuh orang tokoh nasional dan internasional, mendapat penghargaan Dewan Da'wah Award dari Pimpinan Pusat Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia (PPDewan Da'wah).

Selain Bupati Satono, PP Dewan Da'wah juga menganugerahkan penghargaan Dewan Da'wah Award kepada tokoh nasional dan internasional lainnya. Seperti, KH Syuhada Bahri sebagai Tokoh Da'i Pedalaman, Nurhayati Subakat sebagai Ibunda para Da'i, Mantan Wakil Presiden Republik Indonesia, Dr Jusuf Kalla, sebagai Bapak Masjid Indonesia, Mahyeldi Ansharullah, sebagai Tokoh Birokrat Muslim, Datuk Sidik Farzil sebagai Tokoh Da'i Internasional, dan Prof Sohirin Moh Solihin sebagai Tokoh Da'i Internasional.

Penghargaan yang diberikan PP Dewan Da'wah kepada Bupati Satono, sebagai bentuk apresiasi. Karena dia dianggap telah banyak memberikan kontribusi terhadap dakwah di Indonesia. Terutama sebagai Da'i Birokrat yang juga alumni Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STID) Mohammad Natsir.

Penyerahan penghargaan Dewan Da'wah Award tersebut, merupakan rangkaian kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang diikuti oleh perwakilan Dewan Da'wah dari 34 Provinsi di Indonesia, Jumat (25/2/2022) di Padang, Sumatra Barat.

Dalam pesan digitalnya, Bupati Sambas Satono berkata, Rakornas Dewan Da'wah dan penyerahan penghargaan Dewan Da'wah Award kepada tujuh tokoh nasional dan internasional tersebut juga sekaligus memperingati 55 tahun usia Dewan Da'wah.

Cetak Da'i Muda di Sambas 

Dia bilang, Rakornas ini terasa begitu istimewa bagi dirinya. Ini karena sekaligus memperingati 55 tahun usia Dewan Da'wah sejak 22 Februari 1967. Selama ini, Dewan Da'wah telah malang melintang dalam menyiarkan agama Islam di Indonesia.

 “Istimewanya lagi, Dewan Da'wah juga memberikan penghargaan kepada tokoh-tokoh nasional bahkan internasional," ujar Bupati Satono.

Dia menilai, ke depannya akan muncul kader-kader dakwah lebih banyak lagi dari Kabupaten 

Sambas yang notabene wilayah perbatasan sebagai regenerasi. Bupati Satono berjanji, akan terus membangun Sumber Daya Manusia (SDM) dakwah di perbatasan Indonesia-Malaysia di Kabupaten Sambas. Caranya adalah, dengan mencetak para da'i muda di sana.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Cara Guru Pelopor Moderasi Beragama di Kubu Raya

Jumat, 8 April 2022 | 23:35 WIB
X