Mulok Gambut dan Mangrove di Kubu Raya, Bupati Muda Mahendrawan: Inilah Merdeka Belajar di Kubu Raya

- Jumat, 9 September 2022 | 15:33 WIB
Mulok Gambut dan Mangrove di Kubu Raya, Bupati Muda Mahendrawan: Inilah Merdeka Belajar di Kubu Raya, Kalimantan Barat.  (Inidata.id)
Mulok Gambut dan Mangrove di Kubu Raya, Bupati Muda Mahendrawan: Inilah Merdeka Belajar di Kubu Raya, Kalimantan Barat. (Inidata.id)

Inidata.id - Beginilah kegiatan uji coba Kurikulum muatan lokal atau Mulok Pendidikan Lingkungan gambut dan Mangrove digagas oleh World Agroforestry (ICRAF) Indonesia dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat untuk SD dan SMP.

Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengutarakan, uji coba Mulok Pendidikan Lingkungan gambut dan Mangrove yang dilaksanakan di SMPN 12 Sungai Raya ini adalah pengenalan awal terhadap tenaga pendidik maupun kepada siswa.

Mulok ini bukan Mulok biasa. Ini merupakan terobosan agar generasi di Kubu Raya berpikirnya mendunia,” kata Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan soal uji coba kurikulum muatan lokal atau Mulok pendidikan lingkungan gambut dan Mangrove selama dua hari di dua satuan pendidikan: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat, bersama World Agroforestry (ICRAF) melalui proyek Peat‐IMPACTS.

Baca Juga: Tips Terkini: Cara Penanaman dan Pemahaman Soal Gambut serta Mangrove Lestari di Kubu Raya

Dia meniliai, Mulok gambut dan Mangrove ini penting, karena untuk membangun persepsi dan perspektif anak-anak sejak dini.

“Paham dan mengerti juga akan mempengaruhi cara berpikir untuk memperkuat daya tahan lingkungan,” kata Bupati Muda Mahendrawan.

Sejak 2020 ICRAF Indonesia bersama Pemkab Kubu Raya sudah menginisiasi agar Pendidikan Lingkungan Gambut dan Mangrove ini menjadi muatan lokal, sebagaimana dinukil dari Prokopim Kubu Raya dan saat ini inisiasi itu sudah mulai diimplementasikan.

“Inilah merdeka belajar di Kubu Raya memang hidup sehari-hari dengan gambut, dengan adanya Mulok gambut dan Mangrove ini ke depannya generasi kita bisa beradaptasi bahkan mencari terobosan, ide-ide dan solusi bagi kehidupan mereka, tapi dengan tetap menjaga lingkungan,” kata Bupati Muda Mahendrawan. Penggunaan dan pemanfaat dilakukan, namun tidak membuat rusak kawasan Mangrove dan gambu.

Dia melihat, Mulok Pendidikan Lingkungan Gambut dan Mangrove ini, materi ajarnya lebih spesifik, tentunya tenaga pendidik akan haus informasi terkait gambut dan mangrove. Sehingga akan terus mencari informasi dan mendiskusikannya sebagai materi ajar kepada siswa.

Halaman:

Editor: Aceng Mukaram

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bermain Latto Latto Mudah dan Benar, Ini Tutorialnya.

Minggu, 1 Januari 2023 | 20:49 WIB
X