Kurikulum Mulok Gambut dan Mangrove Kubu Raya: Ditanamkan Sejak Dini Melalui Edukasi Formal

- Kamis, 1 Desember 2022 | 13:52 WIB
Direktur ICRAF Indonesia Sonya Dewi juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi tak terhingga kepada Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan yang telah menunjukkan komitmen dan konsistensinya untuk kelestarian dan keberlanjutan ekosistem gambut dan mangrove. (Inidata.id)
Direktur ICRAF Indonesia Sonya Dewi juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi tak terhingga kepada Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan yang telah menunjukkan komitmen dan konsistensinya untuk kelestarian dan keberlanjutan ekosistem gambut dan mangrove. (Inidata.id)

Inidata.id - Berdasarkan catatan dari ICRAF Indonesia, ekosistem gambut di Kubu Raya, Kalimantan Barat adalah sumber daya alam yang berperan penting bagi penghidupan masyarakat.

Sayangnya, ekosistem gambut seringkali tidak dikelola dengan baik karena minimnya pengetahuan tentang karakteristik dan praktik pengelolaan terbaik.

Akibatnya, berbagai permasalahan seperti kebakaran dan rusaknya habitat alami seringkali terjadi. Karenanya, pengetahuan tentang pengelolaan gambut perlu ditanamkan sejak dini melalui jalur edukasi formal sejak sekolah dasar.

Baca Juga: Kurikulum Mulok Gambut dan Mangrove Kubu Raya: Edukasi dan Langkah Nyata untuk Mata Pelajaran

Kendati penelitian sudah banyak dilakukan, hasil-hasil yang ada masih perlu dikembangkan dan disesuaikan agar dapat menjadi konsumsi belajar anak-anak sekolah.

Direktur ICRAF Indonesia Sonya Dewi juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi tak terhingga kepada Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan yang telah menunjukkan komitmen dan konsistensinya untuk kelestarian dan keberlanjutan ekosistem gambut dan mangrove.

“Tahun lalu, Indonesia baru saja berkomitmen dengan masyarakat global yang disebut sebagai Strategi Jangka Panjang-Pembangunan Rendah Karbon dan Ketahanan Iklim. Salah satu hal penting adalah komitmen Indonesia untuk mencapai kondisi netral-karbon di tahun 2060,” kata Sonya Dewi.

Artinya, kata Sonya Dewi, pada saat itu jumlah kumulatif emisi dan sequestrasi Indonesia adalah nol.

Baca Juga: Kurikulum Mulok Gambut dan Mangrove Kubu Raya, Bupati Muda Mahendrawan: Pertama di Indonesia dari Kubu Raya

Halaman:

Editor: Fatul Birri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bermain Latto Latto Mudah dan Benar, Ini Tutorialnya.

Minggu, 1 Januari 2023 | 20:49 WIB
X