• Sabtu, 28 Mei 2022

Taktik Bea Cukai Batam Sita Ratusan Ribu Batang Rokok Ilegal

- Jumat, 8 April 2022 | 18:23 WIB
Terhitung sejak lima bulan terakhir, Bea Cukai Batam, Kepualauan Riau amankan 966.735 batang rokok ilegal dengan taksiran nilai barang Rp1,05 miliar. (Bea Cukai Batam )
Terhitung sejak lima bulan terakhir, Bea Cukai Batam, Kepualauan Riau amankan 966.735 batang rokok ilegal dengan taksiran nilai barang Rp1,05 miliar. (Bea Cukai Batam )

Inidata.id - Bea Cukai Batam menyita ratusan ribu batang rokok ilegal atau sebanyak 191.792 batang rokok ilegal dari berbagai jenis dan merek yang beredar di tengah masyarakat.

Penyitaan ratusan ribu batang rokok ilegal dilakukan pada saat Tim Operasi Cukai Bea Cukai Batam menemukan Barang Kena Cukai Hasil Tembakau (BKC HT) tersebut tanpa dilekati pita cukai, dilekati pita cukai palsu, atau dilekati pita cukai yang sudah kadaluarsa.

Beberapa rokok ilegal tersebut bahkan merupakan rokok impor dari Amerika Serikat, Inggris, Tiongkok dan Singapura.

Baca Juga: Desak Sahkan RPP Pelindungan ABK: Tiga Mantan ABK Indonesia Surati Presiden Jokowi

“Kegiatan operasi cukai kami lakukan pada periode tanggal 10 sampai 16 Maret 2022, kami menelusuri peredaran rokok ilegal di Batam berdasarkan pengembangan yang berasal dari informasi masyarakat. Kami menemukan berbagai merek dan jenis baik sigaret putih mesin (SPM) maupun sigaret kretek mesin (SKM),” kata Kepala Seksi Layanan Informasi, Undani hari ini.

Undani juga menjelaskan bahwa kegiatan operasi cukai yang dilaksanakan pada kurun waktu satu pekan tersebut menghasilkan 12 Surat Bukti Penindakan (SBP). Sehingga total SBP yang telah diterbitkan sejak lima bulan terakhir adalah 47 SBP.

Potensi Kerugian Negara Rp212,22 Juta

Ratusan ribu batang rokok ilegal disita kemudian diamankan dan dibawa ke Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam untuk diteliti lebih lanjut.

Taksiran nilai barang hasil penindakan Tim Operasi Cukai Bea Cukai Batam yaitu sebesar Rp284,26 juta dengan potensi kerugian negara sebesar Rp212,22 juta.

Halaman:

Editor: Fatul Birri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X