• Selasa, 16 Agustus 2022

3 Respon Isu Aktual Ketua MPR RI Bambang Soesatyo Jumat 5 Agustus 2022

- Jumat, 5 Agustus 2022 | 22:12 WIB
Bamsoet bilang, selain membuat mobil klasik dan trofi yang sudah menjadi andalannya, Tuksedo Studio dia tantang agar tahun depan bisa membuat mobil listrik nasional.
Bamsoet bilang, selain membuat mobil klasik dan trofi yang sudah menjadi andalannya, Tuksedo Studio dia tantang agar tahun depan bisa membuat mobil listrik nasional.


Inidata.id - Di bawah ini adalah informasi soal 3 respon isu aktual disampaikan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo Jumat 5 Agustus 2022.

1. Soal Kuota BBM Subsidi Menipis

PT Pertamina (Persero) menyampaikan kuota bahan bakar minyak/BBM subsidi menipis. Hal ini terjadi akibat kenaikan konsumsi BBM subsidi pada semester pertama 2022.

Meminta PT. Pertamina mengantisipasi adanya kelangkaan BBM jenis Pertalite tersebut kedepannya, di antaranya dengan menyeleksi secara ketat masyarakat yang berhak menerima BBM subsidi.

Baca Juga: The Reason Bamsoet Invites Owners of Special Permits for Martial Firearms to Improve Shooting Ability

Meminta PT. Pertamina tetap mengontrol konsumsi BBM masyarakat, dan menambah kuota Pertalite, dikarenakan apabila tidak ditambah, kuota Pertalite saat ini hanya cukup hingga September mendatang, sehingga MPR meminta pemerintah harus bergerak cepat dan mendesak seluruh pihak terkait untuk mencari solusi dari permasalahan ini.

Meminta komitmen pemerintah dalam menyediakan BBM subsidi sesuai dengan kebutuhan masyarakat, agar jangan sampai masyarakat kesulitan mendapatkan BBM subsidi.

2. Soal Penyelewengan Dana Sumbangan

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan ada 176 lembaga filantropi yang diduga menyelewengkan dana sumbangan masyarakat seperti yang dilakukan oleh Aksi Cepat Tanggap (ACT). Namun, hingga kini Kementerian Sosial (Kemensos) belum mengungkap data lembaga filantropi yang telah dievaluasi maupun yang diperiksa pembukuannya.

Meminta pemerintah dalam hal ini Kemensos bersama aparat penegak hukum untuk segera menindaklanjuti temuan tersebut, dengan melakukan penyelidikan mendalam guna mengusut tuntas dugaan penyelewengan dana sumbangan masyarakat yang dilakukan oleh 176 lembaga filantropi tersebut. Disamping, meminta aparat penegak hukum memberikan sanksi tegas kepada para pelaku sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku.

Halaman:

Editor: Fatul Birri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Keris Tidak Hanya Dipakai untuk Bertarung, tapi...

Selasa, 26 Juli 2022 | 22:08 WIB
X